Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah GP Ansor Bondowoso, Kejari Masih Tunggu Hitungan Kerugian Negara

Bondowoso, Obor Rakyat – Kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2024 untuk pengadaan seragam GP Ansor Kabupaten Bondowoso yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso terus bergulir. Meski status perkara telah meningkat ke tahap penyidikan, hingga kini belum ada penetapan tersangka.
Ilustrasi.

Bondowoso, Obor Rakyat – Kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2024 untuk pengadaan seragam GP Ansor Kabupaten Bondowoso yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso terus bergulir. Meski status perkara telah meningkat ke tahap penyidikan, hingga kini belum ada penetapan tersangka.

Kejari Bondowoso menyebut proses penghitungan kerugian negara masih berlangsung oleh akuntan publik yang ditunjuk. Hasil resmi perhitungan tersebut menjadi kunci dalam penetapan tersangka.

“Kita masih penyidikan dan menunggu hasilnya dari akuntan publik. Perhitungan kerugian negaranya masih menunggu,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Bondowoso, Adi Harsanto, Sabtu (29/11/2025).

Adi menegaskan bahwa hasil perhitungan akan disampaikan dalam waktu dekat setelah lembaga auditor menyelesaikan tugasnya.

10 Saksi Sudah Diperiksa

Dalam proses penyidikan, Kejari Bondowoso telah memanggil sedikitnya 10 orang saksi. Mereka merupakan pengurus ranting GP Ansor yang tercatat sebagai penerima program pengadaan seragam tersebut.

Baca Juga :  Aktivis Bondowoso Akan Laporkan Kejari ke Jamwas dan Komjak RI Terkait Penanganan Kasus Dana Hibah GP Ansor

Dana hibah untuk kebutuhan tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1,36 miliar pada tahun anggaran 2024.

Dugaan Keterlibatan Pimpinan GP Ansor Kabupaten Bondowoso

Sumber internal yang dipercaya menyebut adanya dugaan keterlibatan salah satu pimpinan GP Ansor Kabupaten Bondowoso berinisial LH. Namun, Kejari Bondowoso belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan peran pihak tertentu sebelum hasil perhitungan kerugian negara dan rangkaian penyidikan selesai dilakukan.

Kejari menegaskan penyidikan dilakukan secara profesional dan tidak menutup kemungkinan pengembangan perkara jika ditemukan bukti yang mengarah pada pihak lain.

Fokus Penyidik: Aliran Dana dan Pelaksanaan Program

Penyidik kini fokus menelusuri aliran dana hibah, pelaksanaan pengadaan seragam, serta kecocokan antara laporan penggunaan anggaran dan kondisi riil di lapangan. Pemeriksaan tambahan diperkirakan akan dilakukan setelah hasil audit kerugian negara diterima.

Perkembangan lebih lanjut mengenai dugaan korupsi dana hibah GP Ansor Bondowoso diperkirakan akan diumumkan Kejari Bondowoso dalam waktu dekat. (*)

Penulis : Latif J
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *