
Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Direktur Utama dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perumda Perkebunan Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Selasa (2/1/2026).
Agenda ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat arah strategis BUMD menghadapi tantangan ke depan.
Pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, jabatan Direktur Utama diserahterimakan dari Sofyan Sauri kepada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Danang Andriasmara.
Sementara itu, di Perumdam Tirta Pandalungan Jember, tongkat kepemimpinan diserahkan dari Miftahur Ridho, kepada Plt Direktur Utama Regar Jeane Dealen Nangka.
Serah terima jabatan tersebut disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman.
Dalam arahannya, Pj Sekda menegaskan pentingnya kesinambungan kinerja, pencapaian target, serta penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pengelolaan perusahaan daerah.
Apresiasi Kinerja dan Tantangan ke Depan
Helmi menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya yang berhasil membawa BUMD berada pada kategori sehat dan sangat sehat. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi kepemimpinan selanjutnya untuk melangkah lebih jauh dengan perencanaan yang matang dan terukur.
“Ke depan yang lebih penting adakah capaian target. Tantangan kita tidak ringan, bahkan sangat berat. Karena itu langkah harus cepat, tepat, dan presisi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa masa transisi kepemimpinan yang relatif singkat, sekitar tiga bulan, harus dimanfaatkan secara optimal untuk konsolidasi internal, pemetaan arah kebijakan, serta penguatan organisasi. Kecepatan membaca situasi dan ketepatan dalam pengambilan keputusan dinilai akan sangat menentukan keberhasilan BUMD dalam menjawab tuntutan pelayanan publik dan kinerja usaha.
Penekanan pada Nilai Kemanusiaan dalam Pengelolaan BUMD
Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda memberikan penekanan khusus pada pentingnya prinsip “memanusiakan manusia” dalam pengelolaan perusahaan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan BUMD tidak hanya ditentukan oleh sarana dan teknologi, tetapi terutama oleh kualitas dan kesejahteraan manusia yang menjalankannya.
“Alat tidak akan ada artinya tanpa manusia. Yang utama, manusianya harus dimanusiakan. Itu kuncinya,” ujarnya.
Ia meminta Plt Direktur Utama yang baru untuk merangkul seluruh karyawan dan karyawati, membangun sinergi antar divisi, serta menjadikan perusahaan sebagai satu keluarga besar yang bergerak bersama memajukan BUMD. Selain peningkatan kompetensi, perhatian terhadap kesehatan, kesejahteraan pegawai, serta komunikasi yang terbuka dinilai penting untuk menciptakan hubungan kerja yang sehat dan produktif.
Serah terima jabatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola BUMD Kabupaten Jember agar semakin profesional, berorientasi pada pelayanan publik, serta mampu mendukung pembangunan daerah melalui kinerja yang terukur, presisi, dan berkelanjutan. (*)
Penulis : Maria Agustina
Editor : Redaksi