
Surabaya, Obor Rakyat – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) Tahun 2025 dengan menggelar upacara dan tasyakuran di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Polres se-Jawa Timur serta para mitra keamanan, baik secara luring maupun daring.
Momentum HUT Satpam ke-45 ini dimanfaatkan Polda Jatim untuk menegaskan kembali peran strategis Satpam sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Satpam memiliki posisi vital sebagai perpanjangan tangan Polri, khususnya dalam pencegahan tindak kriminalitas di lingkungan kerja dan permukiman.
“Satpam adalah mitra strategis Polri. Perannya sangat penting dalam menciptakan rasa aman serta memberikan pelayanan awal kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jatim.
Mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, Kapolda Jatim menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan integritas Satpam di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, termasuk ancaman berbasis teknologi.
Menurutnya, Satpam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keamanan modern, tetap menjunjung tinggi etika profesi, serta memperkuat sinergi dengan jajaran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas di wilayah tugas masing-masing.
Luncurkan Layanan Polisi Penolongku
Dalam kesempatan yang sama, Polda Jatim juga secara resmi meluncurkan layanan Polisi Penolongku, sebuah inovasi pelayanan publik berbasis WhatsApp yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.
Layanan Polisi Penolongku memiliki tiga fitur utama, yakni:
- Lapor, untuk pengaduan kejadian kriminalitas atau gangguan kamtibmas
- Informasi, untuk konsultasi dan layanan kepolisian
- Kenalan, untuk mengenal Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing
Kapolda Jatim menjelaskan, layanan ini dilengkapi sistem kontrol berjenjang. Apabila laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti dalam waktu tertentu, sistem akan otomatis meneruskan laporan tersebut ke pimpinan di tingkat lebih tinggi.
“Masyarakat dapat memantau progres penanganan laporan secara transparan dan real-time,” jelas Irjen Pol Nanang Avianto.
Kapolda Jatim menegaskan kepada seluruh personel Polri agar memanfaatkan layanan Polisi Penolongku sebagai sarana meningkatkan responsivitas, empati, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Teknologi hanyalah alat bantu. Kualitas pelayanan tetap bergantung pada sikap dan komitmen personel di lapangan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Ia berharap sinergi antara Polri, Satpam, dan masyarakat semakin solid demi terwujudnya Jawa Timur yang aman, tertib, dan kondusif. (*)
Penulis : Ainul Mukorobin
Editor : Redaksi