
Simalungun, Obor Rakyat – Forum Peduli Simalungun Jakarta (FPSJ) menggelar rapat pada Rabu, 7 Januari 2026, menyikapi beredarnya video yang diduga berisi penistaan terhadap masyarakat Simalungun.
Video tersebut disebut terjadi di wilayah Kebun Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, pada Agustus 2025 lalu, dan diduga melibatkan Regional Head PTPN IV, Budi Santoso.
Dalam keterangan pers yang diterima awak media pada Jumat (9/1/ 2026), FPSJ menyampaikan sejumlah tuntutan kepada manajemen PTPN IV dan pemangku kebijakan terkait. Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Ketua FPSJ, Darman Tua Purba, dan Sekretaris Hardy G. Damanik.
Ketua FPSJ, Darman Tua Purba, menegaskan bahwa pihaknya meminta Budi Santoso untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Simalungun atas video yang beredar luas tersebut.
“Video itu sangat melukai perasaan masyarakat Simalungun. Kami meminta yang bersangkutan bertanggung jawab secara moral dengan menyampaikan permohonan maaf,” ujar Darman.

Selain itu, FPSJ juga mendesak Danantara dan BUMN agar memberikan kesempatan lebih besar kepada putra daerah Simalungun untuk menduduki jabatan strategis di PTPN IV, khususnya sebagai Regional Head dan Senior Executive Vice President (SEVP).
Menurut FPSJ, selama enam tahun terakhir tidak ada lagi putra Simalungun yang menjabat sebagai SEVP di PTPN IV Regional II, padahal wilayah operasional perusahaan berada di tanah Simalungun.
FPSJ juga menyoroti alih fungsi lahan di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Forum tersebut meminta agar tanaman kelapa sawit dihentikan dan dikembalikan menjadi perkebunan teh, mengingat teh Sidamanik merupakan ikon Kabupaten Simalungun yang telah dikenal hingga mancanegara.
“Teh Sidamanik adalah identitas dan kebanggaan Simalungun. Jangan sampai ikon dunia ini hilang karena kebijakan yang tidak berpihak,” tegas Darman.
Tak hanya itu, FPSJ turut meminta agar penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN IV benar-benar tepat sasaran, serta melibatkan dan memberdayakan pengusaha dan tenaga kerja putra Simalungun.
Hasil rapat FPSJ tersebut telah disampaikan kepada sejumlah tokoh masyarakat Simalungun di Jakarta, di antaranya Prof. Dr. Bungaran Saragih, Darwan Purba, Junimat Girsang, dan Marsiaman Saragih.
FPSJ juga mengajak seluruh tokoh masyarakat Simalungun, termasuk tokoh adat dan Partuha Maujana Simalungun, untuk bersatu dan mendukung perjuangan tersebut.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat Simalungun bersatu demi martabat dan masa depan daerah kita,” kata Darman Tua Purba.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas PTPN IV Medan, Ridho Nasution, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan.
Ridho sempat mengarahkan konfirmasi kepada Sekretaris Kebun, Hari Pratama, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak PTPN IV. (*)
Penulis : S Hadi Purba
Editor : Redaksi