Pemdes Kabuaran Bondowoso Diapresiasi Kecamatan, Realisasi Dana Desa dan ADD Selalu Tepat Waktu

Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Desa (Pemdes) Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Grujugan atas kinerja pengelolaan pembangunan dan keuangan desa yang dinilai transparan, akuntabel, serta konsisten tepat waktu.
Program UPPO di Bondowoso Diduga Gagal, Sapi Hilang hingga Akan Dilaporkan ke KPK

Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Desa (Pemdes) Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Grujugan atas kinerja pengelolaan pembangunan dan keuangan desa yang dinilai transparan, akuntabel, serta konsisten tepat waktu.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Sujono, Desa Kabuaran menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai sektor, terutama pertanian dan sosial kemasyarakatan. Berbagai program pembangunan yang didanai melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) mampu direalisasikan lebih cepat dibandingkan desa-desa lain di wilayah Kecamatan Grujugan.

Camat Grujugan, Hadi Sarwono melalui Sekretarisnya, Marcos Da Costa, menyampaikan bahwa Desa Kabuaran menjadi salah satu desa paling konsisten dalam menyelesaikan seluruh kegiatan pembangunan dan administrasi keuangan desa lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

“Kegiatan di Desa Kabuaran, baik yang bersumber dari Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa, selalu selesai lebih awal dibanding desa lainnya. Hal ini tentu memudahkan kami dalam melakukan evaluasi dan monitoring,” ujar Marcos Da Costa, Jumat (9/1/2026).

Marcos menambahkan, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Kabuaran telah memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal itu tercermin dari tertibnya administrasi, kelengkapan laporan kegiatan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Program UPPO di Bondowoso Diduga Gagal, Sapi Hilang hingga Akan Dilaporkan ke KPK

“Kami mengapresiasi kinerja Kepala Desa Sujono yang mampu mengelola anggaran desa secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Pemdes Kabuaran juga dinilai disiplin dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pembayaran pajak kegiatan desa serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selalu diselesaikan lebih awal dibandingkan desa-desa lain di Kecamatan Grujugan.

“Pajak kegiatan dan PBB di Desa Kabuaran selalu lunas terlebih dahulu. Ini bisa menjadi contoh positif bagi pemerintah desa lainnya,” lanjut Marcos.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Inspektur Pembantu Wilayah (Irban) III Inspektorat Kabupaten Bondowoso, Eko Satrio. Ia menilai tata kelola pemerintahan Desa Kabuaran telah berjalan secara profesional dan terbuka.

“Betul, Pemdes Kabuaran menunjukkan pengelolaan yang profesional dan transparan,” ujar Eko.

Sementara itu, Kades Kabuaran, Sujono, menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan program desa tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kecamatan, perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat yang selama ini memberikan arahan dan dukungan demi kemajuan Desa Kabuaran,” ungkap Sujono.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kecamatan Grujugan berharap Desa Kabuaran dapat menjadi role model bagi desa-desa lain, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa, percepatan pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. (*)

Penulis : Latif J
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *