
Manggarai, Obor Rakyat – Kunjungan wisata yang seharusnya menjadi momen rekreasi berubah menjadi peristiwa tragis. Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan tenggelam di kawasan wisata alam Tiwu Pai Waterfall, Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, pada Minggu pagi (11/1/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan pelajar melakukan kunjungan ke lokasi wisata yang dikenal dengan danau alaminya yang jernih dan panorama alam yang memikat.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian korban telah berlangsung sekitar dua jam, melibatkan warga setempat bersama pihak terkait.
Tiwu Pai selama ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Manggarai. Keindahan alamnya kerap menarik wisatawan lokal maupun luar daerah, termasuk pelajar dan kalangan muda. Namun, karakter danau yang cukup dalam serta minimnya fasilitas keselamatan diduga menjadi faktor risiko bagi pengunjung.
Berdasarkan informasi awal yang beredar melalui rekaman video di media sosial (Medsos), korban diketahui merupakan pelajar SMP St. Fransiskus Ruteng. Meski demikian, pihak berwenang hingga kini belum merilis identitas lengkap korban secara resmi.
Kronologi kejadian masih belum dapat dipastikan. Informasi sementara menyebutkan insiden terjadi saat kegiatan kunjungan wisata berlangsung di sekitar area danau. Aparat desa dan pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti tenggelamnya korban.
Wartawan oborrakyat.co.id masih berupaya menghimpun keterangan lanjutan dengan mengonfirmasi Kepala Desa Toe serta pihak berwenang lainnya guna memperoleh penjelasan resmi terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius akan pentingnya pengawasan ketat, kewaspadaan pengunjung, serta penerapan standar keselamatan di kawasan wisata alam, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti danau dan air terjun. Ke depan, pengelola wisata diharapkan dapat meningkatkan langkah-langkah preventif demi mencegah kejadian serupa terulang.
Informasi lanjutan akan disampaikan setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (*)
Penulis : Susilo Hermanus
Editor : Redaksi