
Warga Kritik Jalan Aspal dan Normalisasi Irigasi
Bondowoso, Obor Rakyat – Banjir melanda wilayah Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso pada Minggu sore (11/1/2026).
Warga setempat menyebut, banjir terjadi karena sistem irigasi yang tidak berjalan optimal, sementara perhatian lebih besar diberikan pada perbaikan jalan beraspal.
Seorang warga Cermee mengungkapkan, “Hampir 90% orang ingin jalan mulus diaspal. Namun, mereka sering melupakan normalisasi irigasi yang seharusnya menjadi prioritas.”
Menurutnya, beberapa titik seperti Pasar Cermee dan Suling Kulon telah mulus diaspal. Namun, dia khawatir akan terkelupas jika hujan lebat kembali, wilayah tersebut akan kembali terdampak banjir karena saluran air yang tersumbat atau tidak ada normalisasi.
“Aspal paling takut ke air. Solusinya tetap normalisasi irigasi, bukan hanya cor jalan yang mengutamakan toko, ruko, dan rumah. Harus ada saluran baru .yang langsung membuang air ke sungai besar. Problemnya terlalu dibiarkan,” ujarnya.

Fenomena ini menunjukkan ketidakseimbangan antara pembangunan infrastruktur jalan dan manajemen banjir di Kecamatan Cermee. Para ahli tata kota menekankan pentingnya normalisasi saluran irigasi dan perencanaan drainase agar banjir bisa diminimalisir di masa mendatang.
Dengan curah hujan yang tinggi, warga diimbau untuk selalu waspada dan pemerintah daerah diharapkan segera meninjau kembali prioritas pembangunan agar keselamatan warga tetap terjaga. (*)
Penulis , Redaksi