
Aceh, Obor Rakyat – Bencana banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Aceh terus menyisakan persoalan serius bagi warga terdampak. Krisis air bersih dan keterbatasan layanan kesehatan menjadi kebutuhan paling mendesak di tengah kondisi pascabencana.
Menjawab situasi tersebut, Badan Rescue NasDem hadir menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa puluhan ribu liter air bersih per hari, obat-obatan, serta pelayanan kesehatan bagi ribuan korban banjir.
Badan Rescue NasDem mengerahkan satu unit armada tangki air berkapasitas 8.000 liter yang didistribusikan dua hingga tiga kali setiap hari ke wilayah terdampak banjir. Distribusi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, mengingat banyak sumber air warga tercemar atau terputus akibat genangan banjir.
Selain air bersih, ratusan kilogram obat-obatan turut disalurkan untuk menunjang layanan kesehatan darurat. Hingga saat ini, sekitar 2.800 pasien telah mendapatkan pelayanan medis dari tim kesehatan Badan Rescue NasDem. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan umum, pengobatan penyakit pascabanjir, hingga penanganan keluhan kesehatan pada kelompok rentan.
Fokus Layanan Medis di Aceh Tamiang
Salah satu wilayah prioritas bantuan adalah Aceh Tamiang. Di daerah ini, Tim Medis Badan Rescue NasDem dibagi ke dalam dua satuan tugas setiap hari. Tim bergerak menyisir gampong-gampong terdampak, termasuk wilayah terpencil dan lokasi pengungsian yang belum terjangkau layanan kesehatan memadai.
Kondisi fasilitas kesehatan di sejumlah desa masih memprihatinkan. Minimnya tenaga medis, terutama dokter, membuat warga sangat bergantung pada layanan kesehatan keliling dari relawan kemanusiaan.
Seorang warga di Gampong Babo menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya atas kehadiran tim medis Badan Rescue NasDem.
“Terima kasih Badan Rescue atas bantuan untuk kami di Babo. Kami masih sangat membutuhkan tim kesehatan sampai saat ini, karena puskesmas kami belum memiliki dokter,” ungkapnya.
Harapan di Tengah Bencana
Bagi warga terdampak banjir Aceh, bantuan air bersih dan pelayanan kesehatan bukan sekadar bantuan logistik, melainkan harapan untuk bertahan dan pulih.
Kehadiran relawan dan tenaga medis di tengah keterbatasan memberikan kekuatan moral bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian.
Badan Rescue NasDem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan bagi saudara-saudara di Aceh.
Di tengah situasi darurat, setiap bentuk kepedulian sekecil apa pun memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana. (*)
Penulis : Muhammad
Editor : Redaksi