Pemadaman Listrik Hari Ketiga di Riung Barat, Ketua Fraksi Amanat–Demokrat DPRD Ngada Desak PLN Bertindak Cepat

Ngada, Obor Rakyat – Pemadaman listrik yang telah memasuki hari ketiga di wilayah Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, menuai perhatian serius dari Ketua Fraksi Amanat–Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Donbosko Ponong.
Ketua Fraksi Amanat–Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Donbosko Ponong. (Fot Ist)

Ngada, Obor Rakyat – Pemadaman listrik yang telah memasuki hari ketiga di wilayah Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, menuai perhatian serius dari Ketua Fraksi Amanat–Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Donbosko Ponong.

Ia mendesak PLN Unit Bajawa agar segera mengambil langkah cepat dan sigap untuk memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat.

Kepada awak media, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang akrab disapa Bosko itu menjelaskan bahwa pemadaman listrik berkepanjangan telah berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan perindustrian masyarakat dalam skala lokal.

“Saya meminta kepada pihak PLN Bajawa agar segera menemukan solusi atas permasalahan jaringan listrik ke wilayah Riung Barat yang menyebabkan hingga saat ini listrik terus padam. Kondisi ini jelas menghambat aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat,” ujar Bosko melalui sambungan telepon seluler, Jumat (16/1/2026).

Bosko menegaskan bahwa gangguan-gangguan yang kerap terjadi, baik karena faktor alam seperti pohon tumbang maupun faktor nonalam, seharusnya sudah dapat diantisipasi oleh pihak PLN sebagai penyedia layanan publik.

Baca Juga :  Bangunan SDK Rowa Hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2025 Resmi Diresmikan

Menurutnya, PLN wajib menjadikan kepuasan masyarakat sebagai orientasi utama dalam pelayanan. Ia menilai pemadaman listrik yang berulang dan berkepanjangan mencederai hak pelanggan.

“Sejatinya orientasi pelayanan PLN adalah kepuasan masyarakat sebagai pelanggan. Tetapi kalau satu hari terang dan satu minggu padam, di mana letak kepuasan pelanggan? Yang tersisa hanya kekecewaan masyarakat,” tegas Bosko yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Ngada.

Sementara itu, keluhan serupa juga disampaikan oleh warga Desa Wolomeze, Kecamatan Riung Barat. Salah satu warga, Dominikus Savio, mengungkapkan bahwa pemadaman listrik telah dirasakan hampir tiga hari berturut-turut, tidak hanya di Desa Wolomeze tetapi juga di desa-desa lain di wilayah tersebut.

“Hingga saat ini kami tidak tahu penyebab pasti listrik padam terus. Padahal iuran listrik bulanan kami selalu lancar. Karena itu kami menghubungi Bapak Bosko sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan keluhan ini,” ungkap Dominikus dengan nada penuh keprihatinan.

Masyarakat berharap pihak PLN Bajawa segera memberikan kejelasan sekaligus solusi konkret agar pasokan listrik di Kecamatan Riung Barat kembali normal dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa. (*)

Penulis : Dion Dhima
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *