
Bondowoso, Obor Rakyat – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, pada Minggu (18/1/2026) sore mengakibatkan terjadinya banjir luapan drainase dan selokan di Desa Gunung Sari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso bergerak cepat melakukan assessment di lokasi kejadian.
Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di Dusun Gadingan RT 011 dan Dusun Kosawah RT 004, Desa Gunung Sari. BPBD menerima laporan dari masyarakat melalui pesan WhatsApp, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Penyebab Banjir
Berdasarkan hasil assessment di lapangan, banjir disebabkan oleh:
- Curah hujan dengan intensitas tinggi
- Penumpukan material pasir
- Kondisi saluran irigasi yang kecil, sempit, dan dangkal
- Kondisi tersebut menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman warga serta jalan desa.
Dampak Kejadian
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa. Namun, banjir mengakibatkan:
- 2 rumah warga terdampak luapan air
- Kerusakan aspal Jalan Desa Gunung Sari, dengan ukuran kerusakan sekitar panjang ±1 meter dan lebar ±2 meter akibat terkelupas diterjang banjir
Penanganan di Lokasi
Tim BPBD Kabupaten Bondowoso melalui Pusdalops bersama unsur terkait langsung melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain:
- Melakukan assessment dan pendataan dampak kejadian
- Berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Maesan, Pemerintah Desa Gunung Sari, dan Koramil Maesan
- Melaporkan kejadian kepada pimpinan sebagai bahan rencana tindak lanjut
- Melaporkan kepada OPD teknis untuk rencana pendalaman saluran irigasi menggunakan alat berat
Adapun unsur yang terlibat di lokasi meliputi BPBD Bondowoso, Pemerintah Kecamatan Maesan, Koramil Maesan, Pemerintah Desa Gunung Sari, serta masyarakat setempat.
Kondisi Terkini
Hingga laporan ini disampaikan pada pukul 20.44 WIB, kondisi banjir telah surut sepenuhnya. Pembersihan pada dua rumah warga terdampak telah dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dengan bergotong royong.
BPBD Kabupaten Bondowoso mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya saat curah hujan tinggi, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar. (*)
Penulis : Redaksi