Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Kembalikan Motor Curian

Surabaya, Obor Rakyat – Kebahagiaan terpancar dari wajah Ayu (29), warga Surabaya yang sempat kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya akibat penipuan kerja.
Ayu saat menjemput motornya di Mapolrestabes Surabaya.

Korban Penipuan Kerja Bisa Tersenyum Lagi

Surabaya, Obor Rakyat – Kebahagiaan terpancar dari wajah Ayu (29), warga Surabaya yang sempat kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya akibat penipuan kerja.

Setelah sebulan lebih menanti, motor kesayangannya akhirnya kembali melalui Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur, Rabu (21/1/2026).

Motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi L 3061 BAZ itu diserahkan langsung oleh jajaran Polrestabes Surabaya dalam kondisi utuh dan tanpa dipungut biaya apa pun. Pengembalian ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mengembalikan barang bukti hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada pemilik sah.

“Alhamdulillah motor saya sudah kembali. Terima kasih Pak Polisi, terima kasih Pak Kapolrestabes Surabaya. Saya sangat terharu karena motor ini saya beli dari hasil kerja sendiri,” ujar Ayu dengan mata berkaca-kaca di halaman Mapolrestabes Surabaya.

Ayu menceritakan, sepeda motornya hilang pada Desember 2025 di kawasan Jalan Kutisari, Surabaya, dengan modus penipuan kerja. Pelaku diketahui mengenal ibu korban dan menawarkan pekerjaan di Surabaya. Namun, niat baik Ayu justru dimanfaatkan untuk membawa kabur motornya.

Baca Juga :  Kapolri Resmi Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Awalnya saya diminta menjemput karena ditawari pekerjaan. Ternyata itu penipuan dan motor saya dibawa,” ungkapnya.

Bazar Ranmor Jadi Wujud Kepedulian Polisi

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, bazar ranmor digelar sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian Polri dalam mengembalikan hak masyarakat yang menjadi korban kejahatan.

“Bazar ranmor ini merupakan upaya kami untuk memastikan barang bukti kendaraan bermotor bisa kembali ke tangan pemiliknya secara transparan dan gratis,” tegasnya.

Ia mengakui, kasus curanmor masih menjadi tantangan di wilayah Surabaya meski berbagai operasi dan pengungkapan telah dilakukan. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan.

“Saya telah memerintahkan patroli malam secara rutin. Namun warga juga harus ikut menjaga kendaraannya, jangan ditinggalkan sembarangan dan gunakan kunci atau pengaman tambahan,” imbau Kombes Pol Luthfie.

Dengan digelarnya Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya, diharapkan kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin meningkat sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kejahatan kendaraan bermotor. (*)

Penulis: Ainul Mukorobin
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *