Bupati Jember Tegaskan UHC Berkualitas Dimulai dari Puskesmas

Jember, Obor Rakyat – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas, tidak sekadar menjamin kepesertaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji.

Jember, Obor Rakyat – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas, tidak sekadar menjamin kepesertaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menyampaikan bahwa transformasi layanan kesehatan daerah harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas yang berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Puskesmas Jadi Kunci Keberhasilan UHC

Menurut Gus Fawait, puskesmas memegang peran strategis dalam menyukseskan UHC di Kabupaten Jember. Oleh karena itu, ia menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.

Baca Juga :  GP Ansor Jember Lantik 45 Kader Baru, Gus Fawait Tegaskan Santri Mampu Pimpin Daerah

Pelayanan kesehatan, kata dia, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus berorientasi pada pasien, bukan sekadar prosedur,” ujarnya.

Fasilitas Pasien Harus Jadi Prioritas

Dalam arahannya, Gus Fawait juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.

Ia meminta agar kenyamanan dan kelayakan fasilitas pasien menjadi prioritas utama, bahkan melebihi fasilitas internal pegawai.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” tegasnya.

Optimalisasi Dana Kapitasi JKN

Selain pelayanan dan fasilitas, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi, efisien, dan transparan. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai menjadi kunci peningkatan mutu layanan tanpa membebani masyarakat.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Evaluasi Kinerja Faskes Tiap Tiga Bulan

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemerintah Kabupaten Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan setiap tiga bulan. Evaluasi ini dilakukan secara proporsional dan menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia serta kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang siap, profesional, dan berintegritas,” kata Gus Fawait.

Puskesmas Rambipuji Siap Tindaklanjuti

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan seluruh jajaran untuk menindaklanjuti kebijakan Bupati Jember, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *