
Jember, Obor Rakyat – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jember resmi melantik 45 kader untuk masa khidmat 2025–2029.
Prosesi pelantikan digelar di Aula Hotel Rembangan, Kabupaten Jember, Sabtu (24/1/2026), sekaligus menjadi momentum konsolidasi kader muda Nahdlatul Ulama (NU) di Jember.
Pelantikan tersebut menegaskan peran strategis GP Ansor sebagai bagian dari kekuatan pemuda Islam yang berkomitmen menjaga nilai keislaman, kebangsaan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan pengabdian sosial.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menegaskan bahwa NU dan kader santri telah membuktikan diri sebagai kekuatan nyata dalam membawa perubahan dan kemajuan daerah.
“Berbagai capaian strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam kurun sepuluh bulan terakhir menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu mengaji, tetapi juga mampu memimpin dan mengelola pemerintahan dengan visi yang jelas,” ujar bupati yang akrab disapa Gus Fawait.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat sejarah baru dengan memastikan seluruh warga Jember dapat mengakses layanan berobat gratis di seluruh rumah sakit di Indonesia.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah merealisasikan pemberian insentif guru ngaji secara layak, sebagai bentuk keberpihakan terhadap nilai-nilai kesantrian.
“Ini sejalan dengan komitmen membangun daerah yang berakhlak dan berkeadilan,” katanya.
Gus Fawait juga menyinggung keberhasilan reaktivasi penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember, yang kini kembali terhubung dengan Jakarta dan Bali.
Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kebangkitan Jember di bawah kepemimpinan bupati santri yang pernah berproses di GP Ansor.
“Bukan bupati yang lain, tapi bupati santri yang pernah berproses di Ansor,” tegasnya.
Ia berharap dukungan dan doa dari keluarga besar GP Ansor agar kepemimpinannya senantiasa diberi keselamatan, kesabaran, dan kedewasaan dalam membawa Jember ke arah yang lebih maju dalam empat tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya serta seluruh kader di tingkat cabang hingga ranting yang selama ini menjadi kekuatan utama organisasi.
Izzul menegaskan bahwa kepengurusan baru GP Ansor Jember telah disusun dengan pembidangan yang lengkap untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebangsaan.
“Kami siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, lingkungan hidup, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, GP Ansor memiliki posisi penting sebagai bagian dari civil society yang bertanggung jawab mengawal pembangunan sekaligus menjaga nilai ideologis perjuangan Nahdlatul Ulama.
Ia pun mengingatkan seluruh kader agar menjalankan roda organisasi dengan semangat khidmat dan pengorbanan, serta mengesampingkan kepentingan pribadi demi cita-cita besar gerakan.(*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi