
Manggarai, Obor Rakyat – Putri Manggarai 2025, Crescentia Atniseyla Tegok (Cintya), resmi melangkah ke tahap awal seleksi Putri Indonesia 2026 yang akan digelar di Jakarta pada awal Februari 2026.
Keikutsertaan Cintya dalam ajang nasional bergengsi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Manggarai dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Cintya maju mewakili NTT dengan dukungan penuh dari Yayasan Pesona Manggarai Raya, sebuah lembaga yang konsisten mendorong pengembangan potensi generasi muda Manggarai agar berani bersaing di tingkat nasional.
Yayasan tersebut dipimpin oleh Heri Baben, yang sejak awal aktif membuka ruang bagi anak-anak muda berbakat di Manggarai.
Dalam keterangannya, Cintya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat NTT, secara khusus masyarakat Manggarai, agar dapat melalui setiap tahapan seleksi dengan baik.
“Saya memohon doa dan dukungan dari bapa, mama, serta seluruh keluarga besar masyarakat Manggarai di mana saja berada. Semoga saya dapat lolos seleksi Putri Indonesia dari Nusa Tenggara Timur,” ujar Cintya, Sabtu (24/1/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pesona Manggarai Raya yang telah menjadi ruang pembinaan dan pengembangan diri bagi anak-anak muda Manggarai.
“Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Pesona Manggarai Raya yang telah menyediakan wadah bagi kami untuk berekspresi dan mengasah bakat serta kemampuan yang kami miliki,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pesona Manggarai Raya, Heri Baben, turut mengajak seluruh masyarakat NTT, khususnya Manggarai, untuk memberikan dukungan dan doa bagi Cintya yang akan menjalani seleksi tahap pertama di Jakarta.
“Kami mengajak seluruh masyarakat NTT, secara khusus masyarakat Manggarai di mana saja berada, untuk mendoakan dan mendukung anak kita ini, Cintya, yang akan mengikuti seleksi tahap pertama Putri Indonesia di Jakarta. Salam sukses untuk Cintya,” ungkap Heri Baben.
Lebih lanjut, Heri menjelaskan bahwa Yayasan Pesona Manggarai Raya didirikan berangkat dari keprihatinan terhadap banyaknya anak muda Manggarai yang memiliki bakat, namun belum memiliki ruang untuk menyalurkannya secara maksimal.
“Banyak anak muda Manggarai yang berbakat di berbagai bidang, tetapi tidak memiliki wadah. Yayasan ini hadir untuk membantu mereka mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi agar mampu bersaing di level yang lebih luas,” jelasnya.
Menurut Heri, keikutsertaan Cintya dalam seleksi Putri Indonesia 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda Manggarai memiliki kualitas dan daya saing di tingkat nasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Salah satu putri terbaik Manggarai kini melangkah ke seleksi awal Putri Indonesia di Jakarta,” pungkasnya. (*)
Penulis: Susilo Hermanus
Editor: Redaksi