
Simalungun, Obor Rakyat – Pelestarian seni dan budaya dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga jati diri serta mengingat warisan leluhur Suku Simalungun di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikan oleh Djalen Sinaga, tokoh masyarakat Simalungun, kepada awak media pada Senin (26/1/2026) di ibu kota Kabupaten Simalungun, Pematang Raya.
Menurut Djalen Sinaga, seni dan budaya Simalungun perlu terus dikembangkan dan dilestarikan, khususnya agar generasi muda tidak melupakan nilai-nilai budaya leluhur yang sarat makna dan sejarah.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Djalen Sinaga mengungkapkan keinginannya untuk membentuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Peduli Seni dan Budaya Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Saat ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan 33 kecamatan se-Kabupaten Simalungun dalam rangka pembentukan struktur kepengurusan lembaga tersebut.
“Pembentukan lembaga ini bertujuan untuk mengupas, mengembangkan, dan melestarikan seni serta budaya Simalungun agar tetap hidup dan dikenal oleh anak muda,” ujar Djalen Sinaga.
Ia juga menyampaikan bahwa rencana lembaga ini nantinya akan mendapat pembinaan dan nasihat dari Bupati Simalungun H. Anton Saragih serta Ir. Benny Sinaga sebagai pembina dan penasehat.
Djalen Sinaga yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Liputan Surat Kabar TUNAS BANGSA TV Kabupaten Siantar–Simalungun mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Simalungun untuk turut berpartisipasi dalam pembentukan kepengurusan lembaga tersebut.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat se-Kabupaten Simalungun yang peduli terhadap seni dan budaya agar dapat bergabung dan mengisi susunan kepengurusan. Silakan menghubungi kami melalui WhatsApp di 0821-6640-4394 (Djalen Sinaga),” pungkasnya.
Dengan terbentuknya Lembaga Peduli Seni dan Budaya Simalungun ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal tetap lestari serta mampu menjadi identitas kuat masyarakat Simalungun di tengah perkembangan zaman. (*)
Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi