
Jember, Obor Rakyat – Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu malam (25/1/2026), menjadi saksi pergantian kepemimpinan Komando Distrik Militer (Kodim) 0824/Jember dalam suasana hangat, khidmat, dan penuh keakraban.
Acara lepas sambut Komandan Kodim Jember ini dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat vertikal, tokoh masyarakat, serta keluarga besar TNI dan Polri.
Letkol Arm Indra Andriansyah resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Dandim 0824/Jember setelah satu tahun tiga bulan mengabdi. Dalam sambutan perpisahannya, Indra menyampaikan refleksi penuh makna tentang pengalamannya selama bertugas di Jember.
Ia menyebut Kabupaten Jember sebagai wilayah yang luas dengan masyarakat yang hangat dan ramah. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Pandhalungan, dirinya merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar Jember.
“Kami merasakan kehangatan masyarakat Jember yang luar biasa. Kami benar-benar merasa diterima di sini,” ujar Indra.
Lebih dari sekadar tempat tugas, Jember memiliki nilai personal yang mendalam bagi Indra. Ia mengenang bahwa penugasan pertamanya sebagai perwira usai lulus Akademi Militer juga berada di Jember. Bahkan, kisah hidupnya pun bersemi di daerah ini.
“Setelah lulus Akmil, penempatan pertama saya ada di Jember. Saya juga mendapatkan istri di Jember, putri dari Danyon saya saat itu,” tuturnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Tongkat estafet kepemimpinan Kodim 0824/Jember kini beralih kepada Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, lulusan Akademi Militer 2006.
Dalam sambutan perdananya sebagai Dandim Jember, Rifqi mengaku terharu dengan sambutan hangat yang diterimanya sejak tiba di Bumi Pandhalungan.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat sinergi yang telah dibangun pendahulunya, khususnya dalam mendukung program pemerintah dan penguatan wilayah.
“Saya berkomitmen mendukung program-program pemerintah agar Kodim Jember semakin harum dan apa yang telah dirintis Letkol Indra bisa terus berlanjut,” tegas Rifqi.
Rifqi juga menyatakan kesiapannya untuk mencurahkan tenaga dan pemikiran demi kemajuan Kabupaten Jember.
“Saya siap berkontribusi untuk Jember, baik tenaga maupun pikiran,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Letkol Arm Indra Andriansyah selama memimpin Kodim 0824/Jember.
Menurutnya, berbagai capaian pembangunan dan stabilitas daerah tidak lepas dari sinergi kuat Forkopimda.
“Banyak hal yang diraih Jember hari ini tidak bisa dilakukan sendiri. Semua itu lahir dari kerja sama yang erat, salah satunya bersama Dandim,” ujar Bupati.
Ia mengenang sejumlah momen krusial yang dihadapi bersama, termasuk saat terjadinya kelangkaan BBM. Meski bukan menjadi kewenangan langsung pemerintah daerah, Forkopimda Jember bahu-membahu turun tangan.
“Kami bersama Kapolres dan Dandim pasang badan. Jember bahkan menjadi daerah tercepat secara nasional dalam mengatasi kelangkaan BBM,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Bupati juga menyinggung prestasi Kabupaten Jember yang sempat mewakili Jawa Timur dalam ajang penghargaan di Mabesad, Jakarta.
“Yang mewakili Jawa Timur saat itu adalah Kabupaten Jember, dengan Dandimnya Pak Indra,” katanya.
Di akhir sambutan, Gus Fawait menyampaikan pesan hangat kepada Dandim lama dan Dandim baru.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang luar biasa. Selamat jalan, insyaallah kita bertemu di level yang lebih tinggi. Dan selamat datang Dandim baru, saya siap berkolaborasi menyukseskan program Presiden,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penayangan memoar perjalanan hidup Letkol Arm Indra Andriansyah dan Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, sejak masa muda hingga menduduki jabatan strategis. Tayangan tersebut menjadi penutup emosional yang menegaskan kesinambungan pengabdian serta harapan baru bagi Kabupaten Jember. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi