
Laporan Berulang Diabaikan
Bondowoso, Obor Rakyat – Ancaman keselamatan warga kembali mencuat di Kabupaten Bondowoso. Sebuah pohon berukuran besar yang berdiri di tepi jalan wilayah Pecut, Desa Suger Lor, Kecamatan Maesan, dikeluhkan warga karena berpotensi roboh dan menimpa rumah saat musim hujan disertai angin kencang.
Budi, salah satu warga terdampak, mengaku hidup dalam ketakutan setiap kali hujan turun. Pohon besar tersebut berdiri tepat di dekat rumahnya dan dinilai sudah sangat rawan tumbang.
Ironisnya, keluhan itu bukan hal baru. Budi menyebut, laporan telah disampaikan sebanyak empat kali kepada Kepala Desa (Kades) setempat hingga pihak Binamarga, mengingat ruas jalan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas BSBK Bondowoso.
“Sudah empat kali dilaporkan ke Pak Kades dan pihak Binamarga, karena jalan itu di bawah naungan Dinas BSBK,” kata Budi, Rabu (28/1/2026).
Namun, laporan berulang itu seolah tak lebih dari formalitas administratif tanpa aksi nyata. Hingga kini, tidak ada tindak lanjut konkret dari instansi terkait, khususnya Dinas BSBK Bondowoso.
Sikap diam tersebut memunculkan pertanyaan serius soal tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keselamatan warganya.
Budi pun mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab apabila pohon itu benar-benar roboh dan menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
“Kalau sampai pohon itu roboh, menimpa rumah, bahkan memakan korban, siapa yang bertanggung jawab?” ujarnya.
Ia berharap, pemerintah tidak menunggu bencana terjadi baru bergerak. Menurutnya, tindakan preventif berupa pemotongan atau penanganan pohon seharusnya dilakukan sejak dini.
“Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, saya berharap dilakukan pemotongan sebelum makan korban,” imbuhnya.
Kasus ini kembali menyoroti lambannya respons birokrasi terhadap persoalan keselamatan publik. Di tengah intensitas cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, pembiaran terhadap potensi bahaya seperti ini bukan hanya kelalaian, tetapi bisa berujung pada tragedi yang seharusnya bisa dicegah.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas BSBK Bondowoso belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. (*)
Penulis: Yuli Anggraeni
Editor: Redaksi