
Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas, Kamis (5/2/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Bondowoso dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral, profesional, dan spiritual.
“Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati Hamid.
Pejabat Administrator dan Pengawas Miliki Peran Strategis
Bupati menjelaskan, pejabat administrator dan pengawas memiliki peran strategis sebagai penggerak organisasi serta penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan. Oleh karena itu, mereka dituntut mampu memastikan program berjalan efektif, pengelolaan sumber daya dilakukan secara transparan, serta pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di level menengah birokrasi.
Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Bupati Hamid menekankan tiga poin utama yang harus menjadi pedoman para pejabat yang baru dilantik.
- Pertama, profesionalisme aparatur. Profesionalisme tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga sikap, etika, serta komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. ASN diminta terus meningkatkan kapasitas diri, memahami regulasi, serta mampu bekerja secara kolaboratif dan adaptif.
- Kedua, disiplin sebagai fondasi kinerja birokrasi. Disiplin waktu, disiplin kerja, dan ketaatan terhadap aturan harus menjadi budaya kerja. Dari disiplin akan lahir keteladanan, dan dari keteladanan akan tumbuh kepercayaan publik.
- Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan bahwa aparatur pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Pelayanan harus cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan, dengan meninggalkan pola birokrasi yang berbelit-belit.
Selain itu, para pejabat diminta menjadi pemimpin yang humanis namun tegas, mampu membangun komunikasi yang baik dengan bawahan, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di unit masing-masing.
Daftar 15 Pejabat yang Dilantik
Berikut daftar ASN yang dilantik dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas:
1. Azaz Suwardi, S.E., M.M. – Camat Grujugan
2. Yuli Indrawati, S.E., M.M. – Sekretaris DPMPTSP dan Tenaga Kerja
3. Muttakin, S.Sos. – Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
4. Zulfikar Ardiansa, S.H., M.M. – Camat Pujer
5. Riko Setiawandika, S.Sos., M.M. – Sekretaris Kecamatan Sumber Wringin
6. Arief Rahman, S.E. – Kasi Trantib Kecamatan Tegalampel
7. Efti Hendrawati, S.E. – Kasi Kesos PMD Kecamatan Binakal
8. Ahmad Eko Wijaksono, S.Pd. – Kasi Kesos PMD Kecamatan Sumber Wringin
9. Dwi Rahman Ardianto, S.Sos. – Lurah Blindungan
10. Muhammad Usni Gozali, S.Sos. – Lurah Tamansari
11. Tarmudji Hendrianto, S.Sos., M.M. – Kasi Pemerintahan Kecamatan Tapen
12. Larto, S.Sos. – Kasubbag Program dan Keuangan Kecamatan Tapen
13. Sumito, S.H. – Kasi Trantib Kecamatan Pujer
14. Muhammad Zuhdi Heri Burwanto, S.Sos. – Kasi Pelayanan Kecamatan Cermee
15. Apidian Soekaryadi, S.H. – Kasi Pemerintahan Kecamatan Grujugan
Dorong Reformasi Birokrasi di Bondowoso
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bondowoso dalam memperkuat manajemen aparatur dan mempercepat reformasi birokrasi, guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Bondowoso berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja maksimal, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik. (*)
Penulis: Miftahul Qodril Ramadhani
Editor: Redaksi