
Jember, Obor Rakyat – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kebangkitan Persid Jember yang kini resmi melaju ke babak 8 besar
Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2026.
Dalam laga lanjutan babak 8 besar, Persid Jember tampil gemilang dengan menumbangkan Triple’s Kediri dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini semakin menegaskan tren positif Persid sebagai kekuatan baru sepak bola Jawa Timur.
Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menyebut pencapaian tersebut sebagai simbol lahirnya Persid Baru yang lebih profesional, kompetitif, dan bermental juara.
“Ini adalah Persid Baru. Persid yang tidak hanya bertanding, tapi juga membawa semangat kemenangan dan kebanggaan bagi masyarakat Jember,” ujar Gus Fawait.
Fokus Pembinaan dan Infrastruktur Olahraga
Gus Fawait menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada pembinaan atlet dan manajemen klub. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember juga memberi perhatian serius pada penguatan infrastruktur olahraga, khususnya kawasan Jember Sport Garden (JSG).
Menurutnya, JSG diproyeksikan menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus markas Persid Jember, serta ruang aktivitas kepemudaan seperti program OSMA (Olahraga Sore Bersama).
“JSG akan menjadi pusat kegiatan olahraga dan ruang publik bagi anak muda Jember. Karena itu, infrastrukturnya harus benar-benar siap,” tegasnya.
Dampak Pembangunan Sekolah Rakyat
Gus Fawait juga menyinggung kondisi jalan di sekitar JSG yang saat ini mengalami kerusakan. Hal tersebut dipicu oleh aktivitas pembangunan Sekolah Rakyat, program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dengan anggaran mencapai Rp 200 miliar.
“Saat ini di sebelah JSG sedang berlangsung pembangunan Sekolah Rakyat. Aktivitas angkutan material berat memang berdampak pada kondisi jalan,” jelasnya.
Ia memastikan, pemerintah daerah akan segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan setelah proyek pembangunan tersebut selesai.
Antisipasi Lonjakan Aktivitas Harian
Dengan beroperasinya JSG dan meningkatnya agenda olahraga serta kepemudaan, Gus Fawait memperkirakan kawasan tersebut akan dipadati sekitar 500 hingga 1.000 orang setiap hari.
“Kalau aktivitasnya sudah berjalan penuh, tentu kita harus siap. Infrastruktur yang layak dan aman menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Gus Fawait berharap, sinergi antara prestasi Persid Jember dan perbaikan infrastruktur olahraga dapat mendorong kemajuan sepak bola daerah sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan kepemudaan di Kabupaten Jember. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi