Shuttle Bus Gratis Pemkab Jember ke Bandara Notohadinegoro Kembali Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Lengkapnya

Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mengoperasikan layanan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus memudahkan mobilitas penumpang pesawat dari pusat kota ke bandara dan sebaliknya.
Pemkab Jember kembali mengoperasikan layanan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro. (Dok: Diskominfo)

Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mengoperasikan layanan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus memudahkan mobilitas penumpang pesawat dari pusat kota ke bandara dan sebaliknya.

Pengaktifan kembali shuttle bus gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang terintegrasi, mudah diakses, dan ramah masyarakat. Layanan ini diharapkan mampu menjadi penghubung antar moda transportasi serta memberikan alternatif perjalanan yang aman tanpa biaya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan operasional shuttle bus gratis disesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Hal ini dilakukan agar penumpang pesawat mendapatkan akses transportasi yang nyaman sejak tiba hingga kembali ke pusat aktivitas kota.

“Shuttle bus ini kami operasikan kembali mengikuti jadwal penerbangan yang ada di Bandara Notohadinegoro. Layanan ini gratis dan disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan untuk mempermudah masyarakat,” ujar Gatot Triyono, Kamis (5/2/2026).

Rute Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro

Untuk rute keberangkatan menuju bandara, shuttle bus dimulai dari Terminal Tawangalun, melintasi Stasiun Jember, dan berakhir di Bandara Notohadinegoro.

Baca Juga :  Paripurna: Penandatanganan Persetujuan Raperda Harjabo dan Usulan Pemberhentian Bupati Bondowoso Masa Jabatan 2018-2023

Sementara itu, rute kepulangan dari bandara menuju kota melewati kawasan Tegal Besar, Alun-alun Jember (Halte Pendopo), Stasiun Jember, hingga kembali ke Terminal Tawangalun.
Penumpang yang berdomisili di sepanjang jalur tersebut, seperti kawasan Gajah Mada, Sultan Agung, hingga Trunojoyo, diperbolehkan turun di titik-titik yang dilalui armada. Skema ini dirancang agar layanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat secara efektif.

Jadwal Operasional Shuttle Bus Gratis

Adapun jadwal operasional shuttle bus gratis Bandara Notohadinegoro dibedakan berdasarkan hari penerbangan:

  • Senin, Rabu, dan Jumat: keberangkatan dari kota menuju bandara pukul 10.00 WIB
  • Selasa dan Kamis: keberangkatan pukul 11.00 WIB
  • Untuk rute dari bandara menuju kota, keberangkatan shuttle bus menyesuaikan waktu kedatangan pesawat, yang umumnya tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Antusiasme Masyarakat Terus Meningkat

Berdasarkan data operasional awal tahun 2026, pemanfaatan shuttle bus gratis menunjukkan tren positif. Dari rata-rata manifest penumpang penerbangan yang mencapai sekitar 50 penumpang dari Jakarta dan 24 penumpang dari Jember, tercatat 10 hingga 15 penumpang per hari secara rutin menggunakan layanan ini.

“Kami menyiapkan armada dengan kapasitas 25 penumpang. Saat ini, penggunaan dari arah bandara menuju kota memang lebih tinggi karena jadwal kedatangan pesawat lebih pasti,” jelas Gatot.

Baca Juga :  KPK Geledah Lima Lokasi Terkait Korupsi Bansos Presiden di Jabodetabek 

Manfaat layanan ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Seger Haryono, warga Kecamatan Jenggawah, mengaku keberadaan shuttle bus gratis sangat membantu penumpang pesawat yang baru tiba di Jember.

“Layanan ini sangat meringankan masyarakat. Daripada harus mencari jemputan atau transportasi lain, shuttle bus ini jauh lebih praktis dan tidak mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Pemkab Jember berharap layanan shuttle bus gratis Bandara Notohadinegoro dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Dishub juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta media massa untuk ikut mensosialisasikan layanan ini agar semakin banyak calon penumpang mengetahui kemudahan akses transportasi publik di Jember. (*)

Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *