
Jember, Obor Rakyat – Alun-alun Jember dipenuhi lantunan sholawat dan doa dalam kegiatan Jember Bermunajat yang digelar bersama Majelis Maulid dan Hakim Riyadhul Jannah Malang serta Jam’iyyah Sholawat Muwassholah Nahrul Musthofa Jember, Sabtu malam (7/2/2026).
Ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember dan sekitarnya hadir sejak malam hari, menyatukan doa dan harapan demi keselamatan bangsa dan negara. Meski hujan turun cukup deras, jamaah tetap bertahan mengikuti rangkaian sholawat dan doa dengan penuh kekhusyukan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) bersama para kiai, habib, gus, serta jamaah sholawat lintas generasi. Suasana religius terasa kuat, mencerminkan kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat dalam ikhtiar batin mengetuk pintu langit.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang tetap istiqamah bersholawat meski diguyur hujan.
Ia menegaskan bahwa momentum bermunajat bersama merupakan kesempatan istimewa untuk memanjatkan doa.
“Semoga semuanya mendapatkan barokahnya bersholawat. Ini momentum yang luar biasa. Dawuh guru saya, ketika hujan turun seperti ini, itu adalah waktu istijabah untuk berdoa,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, doa yang dipanjatkan secara berjamaah dan diiringi sholawat memiliki kekuatan yang lebih besar, terlebih jika diniatkan semata-mata karena Allah SWT. Ia juga memberikan apresiasi kepada rombongan Majelis Maulid Riyadhul Jannah Malang yang menempuh perjalanan jauh demi bersholawat di Jember.
“Panjenengan semua menempuh perjalanan fisabilillah dari Malang ke Jember dengan niat sholawatan. Insya Allah, doanya tambah manjur. Sebelum berdoa kita membaca sholawat, maka doa semakin kuat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Fawait secara pribadi menitipkan doa untuk dirinya, masyarakat Jember, bangsa Indonesia, hingga para pemimpin negeri.
“Saya titip doa. Mudah-mudahan kami semua, masyarakat Jember, masyarakat Indonesia, termasuk Presiden tercinta kita Prabowo Subianto, diparingi keselamatan oleh Allah SWT,” ucapnya.
Ia juga memohon doa agar Indonesia dari Sabang sampai Merauke, khususnya Kabupaten Jember, senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan keberkahan.
Menutup sambutannya, Gus Fawait menekankan pentingnya menjadikan bermunajat dan bersholawat sebagai wujud cinta kepada Rasulullah SAW, serta berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.
Acara Jember Bermunajat menjadi ruang kebersamaan dalam satu ikhtiar spiritual: memohon ridha Allah SWT, meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menguatkan doa demi keselamatan dan masa depan bangsa. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi