Pemkab Situbondo Anggarkan Rp1,1 Miliar untuk TMMD ke-127 Tahun 2026

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah saat menyerahkan cangkul pada acara pembukaan TMMD ke- 127 Tahun 2026.

Situbondo, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah menyampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang memiliki dampak strategis, baik dari sisi pembangunan fisik maupun penguatan sosial kemasyarakatan.

“Selain sasaran kegiatan pokoknya untuk kesejahteraan masyarakat di daerah, TMMD juga mempercepat kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Ulfiyah saat menjadi inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke-127 Tahun 2026 di Alun-Alun Situbondo, Selasa.
TMMD ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Menurut Ulfiyah, selain kegiatan fisik, program ini juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga :  Aliansi Ormas Simalungun Laporkan Wali Kota Pematangsiantar ke DPRD, Tuding Lecehkan Budaya Lokal

Kegiatan nonfisik TMMD ke-127 di antaranya meliputi pelayanan administrasi kependudukan, pemberian bantuan sembako, sosialisasi wawasan kebangsaan, serta program edukasi untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo.

Ulfiyah juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar memberikan dukungan maksimal demi kelancaran pelaksanaan TMMD.

“Program TMMD ini tidak lepas dari sinergisitas seluruh unsur. Partisipasi dan kerja sama masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai kesuksesan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0823/Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari menjelaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kegiatan TMMD akan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 10 Maret 2026,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-127, terdapat sejumlah kegiatan pembangunan fisik, di antaranya pembukaan jalan desa menuju perkebunan kopi sepanjang sekitar 2 kilometer di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang.

Baca Juga :  Dugaan Kriminalisasi dan Penyimpangan Penegakan Hukum di Polsek Tamalate, Makassar

“Selain itu juga dilakukan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di beberapa titik, saluran air, gorong-gorong, dan infrastruktur pendukung lainnya,” pungkas Aan Jauhari. (*)

Penulis: Eko Apriyanto
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *