Rumah Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo Digeledah KPK Usai OTT Kasus Restitusi PPN

Klaten, Obor Rakyat – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo, yang sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Rumah Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terlihat sepi usai digeledah KPK.

Klaten, Obor Rakyat – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo, yang sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
.
Penggeledahan dilakukan di kediamannya di Jalan Cemara, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (19/2/2026).

Ketua RW 02 Kelurahan Klaten, Marsudianto, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia mengaku diminta menjadi saksi oleh tim penyidik KPK.

“Ya resmi dari KPK, kebetulan saya selaku RW diminta untuk ikut menyaksikan penggeledahan,” kata Marsudianto saat ditemui di rumahnya.

Menurutnya, tim KPK tiba sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan dua mobil dan membawa surat tugas resmi. Selain dirinya, Ketua RT dan pihak keluarga Mulyono juga turut menyaksikan proses penggeledahan.

“Tadi dengan dua mobil. Ada surat resminya, kami bersama keluarga juga membaca surat tersebut,” ujarnya.

Marsudi menjelaskan, penggeledahan dilakukan di dua rumah yang berdekatan, yakni rumah nomor 16 dan 17. Sekitar tujuh hingga delapan orang penyidik terlihat berada di lokasi.

“Setelah diteliti, dilakukan penggeledahan di dua tempat yaitu rumah nomor 16 dan 17,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penggeledahan tersebut.

OTT KPK Terkait Restitusi Pajak PPN

Baca Juga :  Tegas!!! Lurah Benowo Panggil Oknum RW, Buntut Berita Dugaan Pungli

Sebelumnya, KPK menangkap Mulyono Purwo Wijoyo dalam operasi tangkap tangan pada 4 Februari 2026. Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan dua orang lainnya, yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta. Ketiganya langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proses restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sektor perkebunan.

Dalam operasi itu, tim KPK menyita uang tunai lebih dari Rp1 miliar yang diduga terkait pengurusan restitusi pajak dengan nilai total mencapai puluhan miliar rupiah.

“KPK mengamankan sejumlah tiga orang. Salah satunya adalah Kepala Kantor KPP Madya Banjarmasin. Saat ini sedang perjalanan menuju Jakarta,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo sebelumnya.

OTT tersebut juga dibenarkan oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, Tri Wibowo, menyatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi lebih lanjut.

Profil Mulyono Purwo Wijoyo

Mulyono Purwo Wijoyo merupakan ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Ia dilantik sebagai Kepala KPP Madya Banjarmasin pada Juni 2025 oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan menjabat sebagai Administrator (Eselon III.a) di bawah Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah.

Baca Juga :  Kalapas Banyuwangi Tekankan Kejujuran dan Disiplin bagi Warga Binaan Asimilas

Sebelumnya, Mulyono pernah menjabat sebagai Kepala KPP Pratama Tanjung di Kabupaten Tabalong pada 2023 serta Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II di KPP Pratama Klaten, Jawa Tengah.

Di luar tugasnya sebagai pejabat pajak, Mulyono dikenal sebagai pegiat seni wayang kulit dengan nama “Ki Mulyono Purwo Wijoyo”. Ia merupakan pendiri Sanggar Cemara dan aktif membagikan kegiatan budaya melalui media sosial dan kanal YouTube pribadinya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat pajak aktif serta dugaan praktik korupsi dalam pengurusan restitusi pajak yang bernilai besar.

KPK masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. (*)

Penulis: Wahyu Widodo
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *