
Perkuat Layanan Publik dan Pelestarian Budaya
Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Kelurahan Curahdami, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, menorehkan berbagai capaian strategis sepanjang 2024–2025. Mulai dari penghargaan nasional bidang hukum, penguatan literasi masyarakat, pelestarian budaya lokal, hingga peningkatan layanan kesehatan dan infrastruktur, seluruh program tersebut menjadi bukti komitmen kelurahan dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi warga.
Salah satu prestasi membanggakan adalah diraihnya Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan 2024 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Kelurahan Curahdami dalam menciptakan kelurahan sadar hukum berbasis keluarga sadar hukum.
Program tersebut dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban hukum, sekaligus membangun budaya tertib hukum di tingkat keluarga dan lingkungan.

Perkuat Literasi dan Budaya Baca
Tak hanya di bidang hukum, Kelurahan Curahdami juga menunjukkan komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pembentukan perpustakaan kelurahan. Upaya ini membuahkan hasil dengan diraihnya Juara 3 Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Bondowoso.
Program literasi ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat kelurahan.
Sedekah Bumi Corademih, Lestarikan Tradisi dan Dorong Wisata Budaya
Dalam bidang pelestarian budaya, Kelurahan Curahdami secara konsisten menggelar kegiatan Sedekah Bumi Corademih yang telah memasuki tahun ketiga sejak 2023. Tradisi ini menjadi wujud pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan potensi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi warga melalui sektor wisata budaya.

Fokus Kesehatan dan Pencegahan Stunting
Di sektor kesehatan, Kelurahan Curahdami mengintensifkan program pencegahan stunting melalui pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita serta penguatan program posyandu.
Selain itu, layanan Posyandu dan PMT Lansia juga terus dioptimalkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat usia lanjut.
Kelurahan juga melakukan rehabilitasi ringan Polindes guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
Tingkatkan Infrastruktur dan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemerintah kelurahan turut melakukan pavingisasi jalan lingkungan di RT 3 dan RT 11 melalui program Dana Kelurahan (Dakel) 2025. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Di bidang pendidikan, peningkatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu prioritas, guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak usia dini.
Pembentukan Koperasi Merah Putih
Sebagai langkah penguatan ekonomi kerakyatan, Kelurahan Curahdami juga membentuk Koperasi Merah Putih Kelurahan. Koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mendorong kemandirian warga dalam mengembangkan usaha produktif.
Lurah Curahdami, Kusnadi, menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga mitra, hingga partisipasi aktif masyarakat.
“Keberhasilan ini bukan semata-mata kerja pemerintah kelurahan, tetapi berkat dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Curahdami,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Dengan berbagai capaian tersebut, Kelurahan Curahdami semakin menegaskan posisinya sebagai kelurahan inovatif di Kabupaten Bondowoso yang fokus pada penguatan hukum, literasi, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, serta pelestarian budaya berbasis masyarakat. (*)
Penulis: Redaksi