Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto Ingatkan Jajaran Waspadai Dinamika Keamanan 2026

Surabaya, Obor Rakyat – Irjen Pol Nanang Avianto selaku Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah menghadapi dinamika keamanan tahun 2026 yang dinilai penuh tantangan global serta potensi gangguan kamtibmas di daerah.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim).

Surabaya, Obor Rakyat – Irjen Pol Nanang Avianto selaku Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah menghadapi dinamika keamanan tahun 2026 yang dinilai penuh tantangan global serta potensi gangguan kamtibmas di daerah.

Peringatan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Jatim di Rupatama Polda Jatim, Surabaya, Senin (23/2/2026).

“Jangan pernah underestimate. Sekecil apa pun potensi gangguan, jika tidak dipetakan dengan baik bisa menjadi celah fatal,” tegas Irjen Nanang.

Apresiasi Kinerja Polda Jatim 2025-2026

Dalam arahannya, Kapolda Jatim mengapresiasi kinerja seluruh jajaran sepanjang 2025 hingga Februari 2026 yang dinilai berhasil menjaga situasi Jawa Timur tetap aman dan kondusif.

Ia menyoroti respons cepat dalam penanganan kasus kamtibmas maupun bencana alam, termasuk pengungkapan sejumlah kasus atensi seperti judi online, narkoba, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), korupsi, hingga penyelundupan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan keamanan yang diprediksi semakin kompleks pada 2026.

Dukung Program Pemerintah dan Swasembada Jagung

Kapolda Jatim juga memuji dukungan aktif jajaran terhadap program pemerintah, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan SPPG yang berjalan tanpa komplain berarti.

Baca Juga :  Hapuskan Alutsista Usang, TNI AL Tenggelamkan 3 Unit Kapal Patroli di Perairan Banyuwangi

Selain itu, Polda Jatim turut berkontribusi dalam penguatan swasembada jagung sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Waspadai Modern Warfare dan Instabilitas Global

Mengacu pada dinamika global, Irjen Nanang menilai dunia saat ini berada dalam fase transformasi sosial, politik, dan ekonomi yang berpotensi memicu gesekan serta instabilitas.

“Modern warfare bukan hanya perang darat, laut, dan udara. Ada perang ekonomi, drone system hingga psywar. Kita harus adaptif dan solid,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengawal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 sesuai arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dengan mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Polri berada di barisan terdepan dalam menyelamatkan kekayaan negara.

Kalender Kamtibmas 2026 Penuh Tantangan

Kapolda Jatim memaparkan bahwa kalender kamtibmas 2026 dipenuhi berbagai potensi kerawanan. Mulai dari agenda unjuk rasa buruh dan mahasiswa, konflik perguruan silat di wilayah Madiun Raya, hingga peringatan hari besar nasional.

“Deteksi dini dan pemetaan kerawanan harus diperkuat,” ujarnya.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kepekaan terhadap potensi konflik sosial serta memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan daerah.

Dorong Penegakan Hukum Humanis dan Restorative Justice

Baca Juga :  Mutasi di Lingkungan Polda Jatim "Kembali" Bergulir

Di sisi internal, Kapolda Jatim mendorong transformasi penegakan hukum yang adaptif terhadap KUHP dan KUHAP baru dengan mengedepankan restorative justice serta pendekatan humanis.

“Tinggalkan pola represif. Jadilah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang empatik,” tegasnya.

Menutup arahannya, Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat program JOGO JATIM serta menyukseskan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sebelum secara resmi membuka Rapim Polda Jatim 2026.

Dengan berbagai tantangan global dan regional yang mengemuka, Polda Jatim ditegaskan harus tetap solid, responsif, dan adaptif demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Jawa Timur sepanjang 2026. (*)

Penulis: Ainul Mukorobin
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *