
Bondowoso, Obor Rakyat – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur pengalihan di kawasan Jembatan Nangkaan, Kabupaten Bondowoso. Kondisi jembatan yang mengalami gangguan fungsional membuat arus lalu lintas dialihkan sementara waktu demi keselamatan pengguna jalan. Sejumlah warga terlihat memanjatkan doa dan harapan agar akses vital tersebut segera kembali normal.
Jembatan Nangkaan selama ini menjadi salah satu penghubung penting mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun distribusi logistik antarwilayah.
Pengendara Diimbau Kurangi Kecepatan
Pemerintah daerah bersama aparat terkait telah memasang rambu-rambu peringatan dan penunjuk arah menuju jalur alternatif. Pengendara, khususnya kendaraan roda empat dan angkutan barang, diimbau untuk:
- Mengurangi kecepatan saat melintasi jalur pengalihan
- Mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan
- Menghindari perjalanan pada jam-jam rawan kepadatan jika tidak mendesak
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima
Jalur pengalihan dilaporkan mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan antrean dan perlambatan arus lalu lintas.
Akses Vital Perekonomian Warga
Jembatan Nangkaan memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas warga di wilayah perkotaan maupun desa sekitar. Penutupan sementara ini berdampak pada waktu tempuh yang lebih lama serta biaya operasional transportasi yang meningkat.
Pelaku usaha kecil dan sopir angkutan mengaku harus menyesuaikan rute distribusi. Meski demikian, masyarakat menyatakan dukungan terhadap langkah pengamanan yang diambil demi keselamatan bersama.
Harapan Percepatan Penanganan
Warga berharap proses penanganan dan perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat agar aktivitas kembali normal.
Pemerintah daerah disebut tengah melakukan evaluasi teknis serta koordinasi lintas instansi guna memastikan keamanan konstruksi sebelum jembatan kembali difungsikan.
Situasi ini menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur secara berkala untuk mencegah gangguan serupa di masa mendatang.
Masyarakat diimbau terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. (*)
Penulis: Redaksi