
Gresik, Obor Rakyat – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ngasinan, Kabupaten Gresik, tepatnya di depan ruko Benowo Trand Center, pada Sabtu pagi (29/2/2026), sekitar pukul 08.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor asal Kertosono diduga kurang berhati-hati dan lalai saat berkendara hingga menabrak dua warga yang tengah berada di tepi jalan.
Peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) berdurasi 1 menit 26 detik. Dalam rekaman terlihat sepeda motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya menabrak korban yang berada di depan kios bensin eceran.
Dua korban diketahui berinisial Alif (48) dan Iyak (65). Saat kejadian, Alif tengah melayani pembeli di kios bensin miliknya. Benturan mendadak membuat kedua korban terjatuh. Salah satu korban bahkan sempat pingsan di lokasi kejadian.
Beruntung, keduanya selamat meski mengalami luka dan trauma. Alif mengaku sempat menjalani perawatan di Puskesmas dekat Pasar Benowo akibat luka yang dideritanya.
“Waktu itu kaget, tiba-tiba terdengarnya benturan keras. Abah sempat pingsan. Pengendaranya bilang mengantuk karena habis kerja malam,” ujar Alif saat ditemui di kiosnya.
Keluarga Korban Siapkan Laporan Polisi
Insiden ini mendapat respons tegas dari keluarga korban. Ainul Mukorobin (38), anak dari salah satu korban, menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi (LP).
Menurutnya, meskipun pengendara telah menunjukkan sikap kooperatif dan meminta maaf, proses hukum tetap perlu dilakukan demi keadilan.
“Meski kooperatif, tetap akan saya buatkan laporan. Ini menyangkut orang tua kandung saya. Semua warga negara berkedudukan sama di mata hukum,” tegas Ainul.
Ia mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian sektor setempat dan diarahkan untuk membuat laporan ke tingkat resor. Penanganan perkara nantinya akan dilakukan oleh Unit Satlantas Polres Gresik.
Rekaman CCTV yang telah disalin akan dijadikan sebagai barang bukti pendukung dalam laporan tersebut.
Ainul berharap aparat kepolisian dapat menangani kasus ini secara objektif dan profesional.
Korban Alami Trauma dan Keluhan Kesehatan
Pasca kejadian, kondisi kesehatan korban menjadi perhatian keluarga. Iyak (65) dilaporkan mengalami benjolan di bagian kepala serta trauma akibat benturan.
“Kami khawatir dengan kondisi Abah. Beliau mengeluh ada benjolan di kepala dan masih trauma,” ungkap Ainul.
Sementara itu, pengendara motor yang diketahui bernama Achmad Saifudin, warga Kertosono, disebut telah meminta maaf dan mengganti kacamata korban yang rusak. Ia juga disebut beberapa kali menghubungi keluarga untuk menanyakan kondisi kesehatan korban.
Harapan Penyelesaian Kekeluargaan
Di sisi lain, Alif berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan mengingat pengendara dinilai menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab.
“Sudah telepon, tanya kondisi Abah. Tanggung jawab kok. Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja,” pungkasnya.
Kasus kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (*)
Penulis: Redaksi