BGN Hentikan Sementara 34 SPPG di Bondowoso, Berikut Daftar Lengkap KaSPPG yang Terdampak

Bondowoso, Obor Rakyat – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
BGN Hentikan Sementara 34 SPPG di Bondowoso, Berikut Daftar Lengkap KaSPPG yang Terdampak

Bondowoso, Obor Rakyat – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kebijakan ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan sambil menunggu proses evaluasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Langkah penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari proses penataan dan evaluasi operasional layanan pemenuhan gizi di wilayah Bondowoso.

Dengan kebijakan ini, sejumlah Kepala SPPG (KaSPPG) yang memimpin unit pelayanan tersebut juga terdampak secara langsung.

Pihak terkait menyebutkan bahwa penghentian sementara dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan program berjalan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Baca Juga :  Candra Ary Fianto Soroti Geopolitik Dunia dan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Saat Reses di Jember

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengawasan serta peningkatan kualitas layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran program gizi pemerintah.

Daftar 34 SPPG di Bondowoso yang Diberhentikan Sementara

Berikut daftar SPPG di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, beserta nama Kepala SPPG yang menerima pemberhentian sementara:

  1. SPPG Curahpoh 2 – KaSPPG Hasan Basri
  2. SPPG Grujugan Kidul 2 – KaSPPG Rizki Fitri
  3. SPPG Cermee Ramban Kulon – KaSPPG Ari Sihabul
  4. SPPG Grujugan Pekauman – KaSPPG Moh. Wasil
  5. SPPG Tapen – KaSPPG Gusti Alfiansyah
  6. SPPG Klabang Pandak – KaSPPG Nadia Ainun
  7. SPPG Pujer Mengok – KaSPPG Ahmad Fajar
  8. SPPG Wringin – KaSPPG Mahendra
  9. SPPG Padasan Pujer – KaSPPG Moh. Faizi
  10. SPPG Kembang – KaSPPG Atras Farhan
  11. SPPG Sumber Gading – KaSPPG Hilda Hari
  12. SPPG Karanganyar – KaSPPG Widy Amilia
  13. SPPG Wringin – KaSPPG Rizky Hari
  14. SPPG Wringin – KaSPPG Rosikin
  15. SPPG Pejagan – KaSPPG Eko Fitrianto
  16. SPPG Suling Kulon 2 – KaSPPG Rafika Febriana
  17. SPPG Kemirian – KaSPPG Andina Wahda
  18. SPPG Sumber Kalong – KaSPPG Ineke Kartika Sari
  19. SPPG Blindungan – KaSPPG Muh. Abdul Ghafurrrahim
  20. SPPG Taman Krocok – KaSPPG Burhanuddin Rabbani
  21. SPPG Taman Grujugan – KaSPPG Muh. Abdul Rofiqy
  22. 22. SPPG Sumbersari Maesan – KaSPPG Angga Bramasta
  23. SPPG Sumber Salam – KaSPPG Ahmad Faisal Musthofa
  24. SPPG Sempol Kalianyar – KaSPPG Gusti Handika
  25. SPPG Wringin – KaSPPG Intan Ditya
  26. SPPG Rejo Agung 2 – KaSPPG Aflah Maulana
  27. SPPG Suger Lor – KaSPPG Syauqi Rahman
  28. SPPG Bercak Asri – KaSPPG Azzahroh Putri Aulia
  29. SPPG Sokosari Lor – KaSPPG Muh. Ferdo Syaifullah
  30. SPPG Lojajar – KaSPPG Ilham Wahyudi
  31. SPPG Poncogati – KaSPPG Firman Romadhon
  32. SPPG Tlogosari – KaSPPG Baharuddin Yahya
  33. SPPG Pekalangan – KaSPPG Alihya Khaifanto
  34. SPPG Sumbersari 2 Maesan – KaSPPG Rexy Solehudin Abdi

Menunggu Evaluasi Lanjutan

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait berapa lama masa pemberhentian sementara tersebut akan berlangsung. Proses evaluasi diperkirakan akan mencakup aspek administrasi, operasional, hingga pemenuhan standar layanan program gizi.

Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat tata kelola program pemenuhan gizi agar lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Selain itu, evaluasi ini juga diharapkan menjadi momentum perbaikan sistem pengelolaan SPPG di daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal sesuai kebijakan pemerintah pusat. (*)


Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *