
Simalungun, Obor Rakyat – Di tengah harga kebutuhan pokok yang masih tinggi, Polres Simalungun menggelar bazar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Ramadan.
Kegiatan bertajuk Gerakan Pangan n Murah Polri Serentak tersebut digelar pada Jumat pagi (13/3/2026) di halaman Satpas Sat Lantas Polres Simalungun, Jalan Asahan Batu 7, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar.
Sejak pukul 09.00 WIB, ratusan warga sudah memadati lokasi bazar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok.
“Ini bukan sekadar bazar biasa. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Jumat sore.
Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau
Berbagai bahan pangan dijual dalam bazar tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, gula, tepung, bumbu dapur hingga sayur-mayur segar.
Salah satu warga, Sari (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengatakan harga kebutuhan pokok di bazar jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.
“Beras di pasar sekitar Rp15.000 per kilogram, di sini hanya Rp12.000. Minyak goreng juga lebih murah. Kami sangat terbantu,” ujarnya.
Kolaborasi Polri, Pemda, TNI dan Bulog
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Simalungun, TNI, dan Perum Bulog.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixson Andreas Simamora, serta perwakilan Kodim 0207/Simalungun Mayor Inf. Arjun Sidauruk.
Perum Bulog yang diwakili Asisten Sales Ika Sri Wahyudi turut menyuplai beras berkualitas dengan harga terjangkau. Sementara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Simalungun membantu koordinasi dan distribusi bahan pangan.
Menurut AKP Verry Purba, kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi kunci keberhasilan kegiatan pasar murah.
“Polri sebagai koordinator, pemerintah daerah sebagai regulator, TNI sebagai mitra, dan Bulog sebagai penyedia. Semua bersinergi untuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Kapolres Turun Langsung Menyapa Warga
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang juga terlihat turun langsung ke lokasi bazar. Ia menyapa warga yang berbelanja sekaligus memastikan harga bahan pokok sesuai dengan ketentuan.
Beberapa warga bahkan mengaku terkesan dengan sikap Kapolres yang berbaur langsung dengan masyarakat.
“Pak Kapolres ramah, menyapa kami dan menanyakan kebutuhan kami. Jarang pejabat mau turun langsung seperti ini,” kata Tulus (55), warga yang hadir di bazar.
Edukasi Belanja Bijak Jelang Ramadan
Selain bazar pangan murah, Polres Simalungun juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying menjelang Ramadan.
Edukasi tersebut disampaikan oleh Sat Binmas Polres Simalungun yang dipimpin Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Stok bahan pokok masih aman sehingga tidak perlu membeli secara berlebihan,” kata AKP Verry Purba.
Bagian dari Program Nasional
Gerakan Pangan Murah Polri Serentak merupakan program nasional yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia secara bersamaan.
Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual oleh jajaran Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri melalui aplikasi Zoom Meeting.
Polres Simalungun menjadi salah satu satuan wilayah yang aktif melaksanakan program tersebut di wilayah Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung lancar hingga siang hari. Ratusan warga pulang membawa bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar.
“Kami berharap pasar murah seperti ini terus diadakan karena sangat membantu masyarakat,” ujar Meri (38), warga lainnya.
AKP Verry Purba menegaskan Polres Simalungun akan terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Polri adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Kami ingin terus hadir memberikan solusi bagi warga,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hadi Purba
Editor: Redaksi