Gubernur Melki Laka Lena Rotasi 23 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, NTT, Pelantikan Digelar di Aula El Tari

Kupang, Obor Rakyat – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, melakukan rotasi terhadap 23 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
Gubernur NTT Melki Laka Lena merotasi 23 pejabat eselon II Pemprov NTT dan mengukuhkan 12 pejabat lainnya. Pelantikan berlangsung di Aula El Tari Kupang, Senin 16 Maret 2026.

Kupang, Obor Rakyat – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, melakukan rotasi terhadap 23 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Rotasi tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang digelar di Aula El Tari Kupang, Senin (16/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi serta upaya memperkuat kinerja pemerintahan dalam menjalankan program pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat ditempatkan pada posisi strategis di berbagai perangkat daerah.

Daftar 23 Pejabat Eselon II yang Dilantik

Berikut nama-nama pejabat eselon II yang dilantik oleh Gubernur NTT:

  1. Lery Rupidara – Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan
  2. Linus Lusi – Kepala Dinas Koperasi dan UKM
  3. Yohanes Oktovianus – Asisten Administrasi Umum
  4. Ruth Diana Laiskodat – Kepala Dinas Kesehatan
  5. Henderina Laiskodat – Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat
  6. Alexon Lumba – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
  7. Alfonsus Theodorus – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
  8. Sylvia Pekudjawang – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu
  9. drg. Iin Adriani – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
  10. Kanisius Mau – Kepala Badan Kepegawaian Daerah
  11. Noldi Hosea Pellokila – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  12. Yosef Rasi – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  13. Doris A. Rihi – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
  14. Frederik Koenunu – Kepala Dinas Perhubungan
  15. Sulastri Rasyid – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  16. Prisila Parera – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
  17. Viktorius Manek – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
  18. Adi E. Mandala – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
  19. Rosye Maria Hedwine – Kepala Dinas Sosial
  20. Mahadin Sibarani – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  21. Alexander Koroh – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  22. Jose Celestino Naibuti – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
  23. Adelino da Cruz Soares – Kepala Biro Organisasi
Baca Juga :  Pemdes Jeruk Soksok Bondowoso Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Selamatan Desa

12 Pejabat Dikukuhkan Kembali

Selain pelantikan pejabat yang mengalami rotasi, sebanyak 12 pejabat eselon II juga dikukuhkan kembali untuk tetap melanjutkan tugas pada jabatan yang sama.
Mereka adalah:

  1. Zet Sony Libing – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTT
  2. Maxi Nenabu – Kepala Badan Perbatasan Provinsi NTT
  3. Ambrosius Kodo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT
  4. Petrus Seran Tahuk – Staf Ahli Gubernur
  5. Benyamin Nahak – Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT
  6. Joas Bily Umbu Wanda – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  7. Benhard Menoh – Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT
  8. Alfons Watu Raka – Sekretaris DPRD NTT
  9. Andus Johan – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT
  10. Agustinus R. Sigasare – Kepala Biro Umum Provinsi NTT
  11. Selvi Nange – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT
  12. dr. Stef Soka – Direktur RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang
Baca Juga :  Puluhan Siswa di Bondowoso Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Rotasi dan pengukuhan pejabat ini diharapkan mampu memperkuat struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)


Penulis: Dhede Dhima
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *