
Simalungun, Obor Rakyat – Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sejak Selasa (17/3/2026) pagi, Kapolres melakukan pengecekan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan Terpadu di wilayah Kabupaten Simalungun. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam kondisi siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran.
“Kapolres turun langsung untuk memastikan kesiapan di lapangan, baik personel maupun fasilitas pendukung. Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berjalan optimal,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Simalungun.
Rombongan menyasar titik-titik strategis, termasuk Pos Terpadu Pelabuhan Tiga Ras yang menjadi jalur vital transportasi penyeberangan.
Di lokasi tersebut, Kapolres bahkan naik ke kapal ferry untuk memberikan imbauan langsung kepada kapten kapal dan para pengemudi kendaraan berat agar selalu mengutamakan keselamatan selama periode mudik.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pam VI Saribu Dolok serta jalur lintas perbatasan Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Karo. Dari hasil pemantauan, arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau masih normal dan terkendali.
Selain itu, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah titik keramaian, termasuk Pasar Sayur Kecamatan Silimakuta, juga dilaporkan aman dan kondusif.
AKP Verry Purba menambahkan, pengecekan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis, tetapi juga untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kapolres juga memberikan motivasi langsung kepada anggota agar tetap semangat dan profesional selama bertugas di lapangan,” katanya.
Operasi Ketupat Toba 2026 sendiri dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta sejumlah regulasi pendukung lainnya, dengan tujuan utama menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan semaksimal mungkin.
Polres Simalungun pun berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. (*)
Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi