
Pembersihan Dikebut Hingga Tuntas
Jakarta, Obor Rakyat – Penanganan sampah sisa genangan akibat luapan Kali Baru dan Kali Induk di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, terus dikebut. Hingga Kamis (26/3), petugas gabungan telah berhasil mengangkut sekitar 25 ton sampah dari wilayah terdampak.
Genangan yang terjadi sejak Sabtu (21/3) malam hingga Minggu (22/3) pagi tersebut meninggalkan timbunan sampah cukup besar, terutama di Kelurahan Tengah dan Batu Ampar.
Proses pembersihan sendiri telah dimulai sejak Senin (23/3) dan ditargetkan rampung pada Jumat (27/3).
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, mengatakan bahwa volume sampah terbesar berasal dari Kelurahan Tengah.
“Sejauh ini, sampah yang sudah berhasil kami angkut mencapai sekitar 25 ton. Proses pembersihan masih terus berlangsung hingga hari ini,” ujarnya.
Ia merinci, sekitar 21 ton sampah berasal dari Kelurahan Tengah, sementara empat ton lainnya dari Batu Ampar. Untuk mempercepat proses pengangkutan, delapan armada dikerahkan, terdiri dari truk besar, truk kecil, serta kendaraan operasional lainnya.
Selain itu, sebanyak 15 personel Satgas Lingkungan Hidup diturunkan dan dibantu oleh petugas PPSU serta Satgas dari Badan Air. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Namun, proses pembersihan tidak berjalan sepenuhnya mulus. Sejumlah titik memiliki akses jalan sempit yang tidak dapat dilalui kendaraan pengangkut.
“Beberapa lokasi harus ditangani secara manual karena armada tidak bisa masuk. Sampah dipindahkan terlebih dahulu ke titik yang bisa dijangkau kendaraan,” jelas Dwi.
Sementara itu, Lurah Tengah, Budi Hartati, mengapresiasi kerja sama lintas instansi serta partisipasi aktif warga dalam membantu proses pembersihan.
Sebanyak 30 petugas PPSU juga dikerahkan untuk membersihkan titik-titik terdampak, di antaranya di beberapa RT di RW 01 dan RW 08.
Pemerintah setempat berharap proses pembersihan dapat segera diselesaikan sehingga kondisi lingkungan kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Semoga pembersihan ini segera tuntas dan ke depan tidak terjadi genangan kembali,” pungkasnya. (*)
Penulis: Achmad Sugiyanto
Editor: Redaksi