Sosialisasi Empat Pilar di Manggarai Tekankan Peran Lingkungan dalam Menjaga Persatuan Bangsa

Manggarai, Obor Rakyat — Ratusan anak muda dan masyarakat umum menghadiri kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Paroki Kristus Raja, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (28/3/2026).
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Manggarai, Obor Rakyat — Ratusan anak muda dan masyarakat umum menghadiri kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Paroki Kristus Raja, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini merupakan bagian dari agenda anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat.

Meski demikian, yang bersangkutan tidak dapat hadir karena adanya keperluan mendadak.

Dalam sosialisasi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian strategis dalam memperkuat Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) Partai NasDem Kabupaten Manggarai, Heri Bertus Baben, Heri Bertus Baben, menjelaskan bahwa karakter dan budaya masyarakat Indonesia yang terdiri dari lebih dari 1.300 suku bangsa sangat dipengaruhi oleh kondisi alam dan lingkungan.

Baca Juga :  25 Ton Sampah Pascabanjir Kramat Jati Jakarta Timur Diangkut

Menurutnya, keberagaman karakter masyarakat Indonesia, mulai dari yang tegas hingga yang lembut, justru menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan, bukan sumber konflik.

Ia juga membandingkan dengan beberapa negara di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki tantangan konflik meskipun jumlah sukunya lebih sedikit.

Salah satu faktor yang disoroti adalah kondisi lingkungan yang gersang dan panas, yang disebut dapat memengaruhi emosi serta karakter masyarakat.

Sebaliknya, kondisi alam Indonesia yang hijau dan sejuk dinilai mampu menciptakan suasana damai serta menjadi “penyaring emosi” bagi masyarakat.

Lingkungan yang asri mendorong tumbuhnya sikap toleransi, saling menghormati, dan hidup rukun dalam keberagaman.

“Setiap budaya di Indonesia mengandung nilai cinta damai yang lahir dari interaksi manusia dengan alam. Karena itu, pelestarian lingkungan menjadi kunci menjaga karakter bangsa,” ujar Heri.

Ia menegaskan, upaya menjaga nilai-nilai kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap lingkungan.

“Kita ingin menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan keutuhan NKRI. Maka lingkungan harus tetap dilestarikan agar karakter masyarakat Indonesia tetap harmonis,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (*)


Penulis: Susilo Hermanus
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *