
Bogor, Obor Rakyat – Sebanyak 466 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Pertahanan Republik Indonesia tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Merah Putih, Kampus Unhan RI Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (9/4/2026).
Acara wisuda ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, Rektor Unhan RI Anton Nugroho, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan RI Totok Imam Santoso.
Momentum wisuda ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian Tahap Pendidikan (Tupdik) yang telah dijalani para peserta. Melalui Sidang Senat Terbuka, para wisudawan secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan dan dinyatakan siap mengemban tugas strategis di bidang pertahanan negara.
Salah satu wisudawan yang mencuri perhatian adalah Juni Fitriyan. Alumni Akademi Militer tahun 2007 yang saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha Kostrad tersebut berhasil meraih gelar Magister Pertahanan (M.Han) dari Program Studi Strategi Pertahanan Darat.
“Alhamdulillah, terima kasih atas support dan doa dari keluarga maupun sahabat selama proses perkuliahan sehingga bisa menyelesaikan dengan aman dan sesuai harapan,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, gelar akademik yang disandangnya kini bertambah menjadi S.H., M.H., dan M.Han, memperkuat kapasitasnya sebagai perwira TNI dalam menjalankan tugas.
Wisuda ini tidak sekadar seremoni akademik, tetapi juga mencerminkan kesiapan para lulusan dalam menghadapi tantangan pertahanan di masa depan.
Para perwira diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat sistem pertahanan negara, khususnya pada matra darat.
Pengukuhan ini sekaligus menegaskan peran strategis Unhan RI sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pertahanan, guna menjawab dinamika ancaman global yang semakin kompleks. (*)
Penulis: Maria
Editor: Redaksi