
Papua, Obor Rakyat – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menunjukkan peran nyata melalui kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) dengan membantu pembangunan jembatan yang rusak akibat longsor di Distrik Eragayam, Papua Pegunungan, Senin (13/1/2025).
Pembangunan jembatan ini menjadi solusi penting untuk memulihkan akses jalan utama yang sempat terputus dan menghambat aktivitas masyarakat.
Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Papua Pegunungan Yonif 521/DY Pos Eragayam terjun langsung membantu warga membangun kembali jembatan yang ambruk akibat longsor. Jembatan tersebut merupakan jalur perlintasan vital yang menghubungkan Distrik Kelila menuju Distrik Eragayam dan menjadi satu-satunya akses utama masyarakat.
Komandan Pos Eragayam, Letda Inf Anggi Hardika Saputra, bersama para prajuritnya bergerak cepat bergotong royong dengan warga setempat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut adalah untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat.
“Kami berharap apabila ke depan terdapat kondisi darurat atau hal yang bersifat urgensi, masyarakat dapat segera melaporkannya ke Pos TNI atau pemerintah daerah setempat, sehingga perbaikan dapat dilakukan dengan cepat. Keberadaan TNI di sini memang untuk membantu kesulitan rakyat sesuai tugas pokok yang diberikan pimpinan,” ujar Letda Anggi.
Sementara itu, Bapak Larson Karoba, selaku Kepala Suku Adat setempat, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada TNI dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam perbaikan akses jalan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada TNI dan masyarakat yang telah bersama-sama memperbaiki jalan dari Distrik Kelila menuju Distrik Eragayam. Jalan ini adalah satu-satunya akses utama. Semoga ke depan kita terus bekerja sama membangun wilayah Distrik Eragayam,” ungkapnya.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dan logistik ke wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat longsor.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bakti TNI, salah satu metode Pembinaan Teritorial yang berfokus pada kegiatan fisik untuk membantu kesulitan rakyat serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, khususnya di wilayah penugasan Papua Pegunungan.
Melalui aksi nyata ini, TNI tidak hanya hadir sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan warga di daerah terpencil. (*)
Penulis : Maria
Editor : Redaksi