SMPN 6 Bajawa Gelar Koor dan Retret Rohani di Biara OCD Bogenga, Perkuat Iman dan Karakter Siswa

Ngada, Obor Rakyat – SMPN 6 Bajawa kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk iman, disiplin, kebersamaan, serta karakter peserta didik melalui kegiatan koor dan retret rohani yang berlangsung di Biara OCD Bogenga, Kabupaten Ngada.
SMPN 6 Bajawa gelar Koor dan Retret Rohani di Biara OCD Bogenga.

Ngada, Obor Rakyat – SMPN 6 Bajawa kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk iman, disiplin, kebersamaan, serta karakter peserta didik melalui kegiatan koor dan retret rohani yang berlangsung di Biara OCD Bogenga, Kabupaten Ngada.

Kegiatan retret dilaksanakan selama tiga hari, mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Senin (16/2/2026), sementara pelayanan koor digelar pada Minggu (15/2/2026).

Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh siswa-siswi SMPN 6 Bajawa sebagai bagian dari program pembinaan iman dan penguatan karakter.

Kolaborasi Siswa, Guru, dan Mahasiswa STKIP Citra Bakti

Pelayanan koor dilaksanakan secara kolaboratif oleh siswa bersama Bapak dan Ibu guru. Suasana semakin semarak dengan kehadiran lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi dari STKIP Citra Bakti yang tengah menjalani kegiatan PLP 1 dan turut ambil bagian dalam pelayanan koor.

Kolaborasi ini menghadirkan suasana doa yang khidmat, penuh kebersamaan, serta mempererat relasi antara siswa, guru, dan mahasiswa praktikan.

Apresiasi dan Pesan Reflektif dari Pater Oris Liko, OCD

Dalam kesempatan tersebut, Pater Oris Liko menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah atas pelaksanaan koor yang berjalan baik, penuh semangat, serta menunjukkan kekompakan dan kedisiplinan yang membanggakan.

Ia juga memberikan refleksi mendalam mengenai tantangan generasi muda saat ini. Menurutnya, siswa zaman sekarang kerap diibaratkan seperti stroberi yang disentuh sedikit saja sudah terasa lembek. Perumpamaan itu, tegasnya, bukan untuk merendahkan, melainkan sebagai pengingat agar siswa tidak mudah lemah, mengeluh, atau berkecil hati ketika menerima teguran dan nasihat dari guru.

Baca Juga :  LSM LHASBIRA Dukung Penuh Kejari Bondowoso Penindakan Memberantas Korupsi

“Setiap arahan dan koreksi dari guru merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang untuk membentuk pribadi yang kuat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh siswa mengikuti setiap kegiatan, baik koor maupun retret, dengan kesungguhan dan komitmen, karena pengalaman yang dibangun sejak dini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

Kepala Sekolah: Bentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

Kepala SMPN 6 Bajawa, Ibu Rosa Dalima Nio, S.Ag, menegaskan bahwa kegiatan koor dan retret merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.

Menurutnya, kegiatan koor tidak hanya melatih kemampuan bernyanyi, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa percaya diri melalui proses latihan dan penampilan bersama.

Sementara itu, retret rohani menjadi momentum bagi siswa untuk lebih mengenal diri, memperdalam iman, serta mempererat hubungan persaudaraan dalam suasana yang tenang dan reflektif.

“Kami berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, berkarakter baik, dan memiliki dasar spiritual yang kokoh,” tegasnya.

Baca Juga :  Beda! ADD dengan DD

Mahasiswa STKIP: Pengalaman Berharga dalam Pelayanan

Maria Roslinda Nau, salah satu mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada yang terlibat, mengungkapkan rasa syukur dan bangga dapat ambil bagian dalam pelayanan koor dan kegiatan retret bersama siswa-siswi SMPN 6 Bajawa.

Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam pembinaan iman dan karakter, sekaligus mempererat kebersamaan serta persaudaraan dalam suasana doa yang penuh makna.

Melalui kegiatan ini, SMPN 6 Bajawa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di Kabupaten Ngada. (*)

Penulis: Varionardus Janu
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *