
Bondowoso, Obor Rakyat – Jembatan Sentong yang berada di Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, dilaporkan ambruk dan menyebabkan jalur lintas kabupaten ditutup total, Senin (23/2/2026).
Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan serta menghindari risiko kecelakaan di lokasi kejadian.
Jembatan yang menjadi salah satu akses vital penghubung antarwilayah di Kabupaten Bondowoso itu mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Peristiwa ini berdampak langsung pada arus lalu lintas warga dan distribusi barang yang biasa melintasi jalur tersebut.
Sebagai langkah darurat, seluruh kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif, yakni melewati jalan Desa Duko hingga Kelurahan Nangkaan.
Namun, pengalihan arus ini menimbulkan persoalan baru. Kondisi badan jalan yang relatif sempit menyebabkan antrean kendaraan mengular, terutama pada jam-jam sibuk.
Kemacetan terjadi karena volume kendaraan yang melintas tidak sebanding dengan kapasitas jalan alternatif. Sejumlah pengendara mengaku harus memperlambat laju kendaraan dan bergantian melintas di beberapa titik yang tidak memungkinkan untuk dua kendaraan besar berpapasan.
Pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait disebut telah melakukan peninjauan di lokasi ambruknya jembatan. Langkah penanganan sementara dan rencana perbaikan tengah disusun guna mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur alternatif serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan juga disarankan untuk mencari rute lain jika memungkinkan guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai estimasi waktu perbaikan Jembatan Sentong.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat agar akses utama lintas kabupaten di Bondowoso dapat kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu berkepanjangan. (*)
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Redaksi