Pemkab Jember Pastikan Stok BBM Aman, Pj Sekda Akhmad Helmi Luqman Tinjau Empat SPBU

Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman.
Pemkab Jember memastikan stok BBM aman. Pj Sekda Akhmad Helmi Luqman bersama TPID, Pertamina, dan Hiswana Migas meninjau sejumlah SPBU di Jember.

Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, guna memastikan kelancaran distribusi energi sekaligus memberikan ketenangan kepada masyarakat di tengah isu fluktuasi pasokan BBM.

Peninjauan dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pihak Pertamina, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi.

Tim pemantauan yang dipimpin Pj Sekda tersebut meninjau empat SPBU di wilayah Jember. Rangkaian pemantauan dimulai dari SPBU Gebang, kemudian dilanjutkan ke SPBU Ahmad Yani, SPBU Kaliwates, dan berakhir di SPBU Tawang Alun.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1447 H, Polres Jember Hadirkan Program Polantas Menyapa di Samsat Jember

Dalam kegiatan tersebut, tim TPID memastikan pasokan BBM tetap stabil tanpa kendala berarti. Pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina guna menjamin kelancaran distribusi hingga ke berbagai wilayah di Kabupaten Jember.

Langkah ini sekaligus bertujuan mengantisipasi potensi hambatan distribusi di tingkat pengecer.

“Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketahanan stok saat ini berada pada level yang sangat baik, bahkan cenderung berlebih dari estimasi konsumsi harian normal,” ujar Akhmad Helmi Luqman.

Berdasarkan data dari Pertamina, pasokan harian sejumlah jenis BBM bahkan telah ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan masyarakat. Tercatat sebanyak 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax telah didistribusikan ke wilayah Kabupaten Jember.

“Angka ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas energi bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” tegasnya.

Meneruskan arahan Bupati Muhammad Fawait, Pj Sekda juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa khawatir ataupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

Menurutnya, pemerintah menjamin ketersediaan BBM tetap terjaga dan pasokan tambahan siap disalurkan oleh Pertamina jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, Pemkab Jember juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan secara ilegal melalui praktik penimbunan BBM.

Pemkab Jember bersama aparat penegak hukum menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum yang sengaja menghambat distribusi energi kepada masyarakat.

Pengawasan ketat akan dilakukan di berbagai titik strategis, termasuk pengecekan langsung di lapangan serta pemantauan terhadap pedagang bensin eceran yang terindikasi melakukan penimbunan dalam skala besar.

“Melalui langkah-langkah preventif dan represif ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan BBM di Kabupaten Jember tetap terjaga. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Jember,” pungkasnya. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *