
Biaya MCU Dipangkas Jadi Rp450 Ribu
Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan kemudahan bagi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri.
Hal ini ditandai dengan peresmian layanan klinik khusus Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Senin (27/4/2026).
Bupati Jember, Muhammad Fawait secara langsung membuka layanan tersebut sebagai bagian dari realisasi janji politiknya saat Pilkada.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempermudah proses administrasi sekaligus meningkatkan perlindungan bagi para pekerja migran asal Jember.
Menurutnya, selama ini banyak warga yang terpaksa menempuh jalur non-prosedural (ilegal) karena sulitnya akses pengurusan dokumen.
“Dulu, warga kita harus pergi ke Surabaya, Malang, atau Banyuwangi hanya untuk mengurus administrasi di P4MI. Kondisi ini sering membuat mereka memilih jalur berisiko tinggi,” ujarnya.
Kini, melalui koordinasi dengan kementerian terkait, layanan P4MI telah tersedia di Mall Pelayanan Publik Jember. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi keluar kota untuk mengurus dokumen keberangkatan.
Selain itu, inovasi utama dalam program ini adalah penurunan biaya medical check-up (MCU) bagi CPMI. Atas instruksi langsung Bupati, biaya MCU yang sebelumnya mencapai Rp750 ribu kini dipangkas menjadi Rp450 ribu.
“Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada masyarakat. Kami ingin warga Jember berangkat secara resmi, aman, dan tanpa beban biaya tinggi sejak awal,” tegasnya.
Pemkab Jember juga memastikan bahwa selain RSD Balung, rumah sakit daerah lainnya siap melayani proses MCU bagi CPMI. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pekerja migran non-prosedural sekaligus meningkatkan keamanan warga Jember yang bekerja di luar negeri.
Dengan adanya program ini, pemerintah optimistis perlindungan terhadap pekerja migran akan semakin maksimal dan kesejahteraan masyarakat meningkat. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi