
Sumut, Obor Rakya — Dukungan terhadap arah pembangunan Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) periode 2025–2030 di bawah kepemimpinan Wali Kota, Iman Irdian Saragih terus mengalir. Kali ini, apresiasi dan komitmen pengawalan datang dari kelompok generasi muda daerah setempat.
Tokoh pemuda Tebing Tinggi, Alvin, menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan visi, misi, serta berbagai program prioritas Pemko Tebing Tinggi yang bertumpu pada Balai Kota di Jalan Dr. Sutomo No. 14 tersebut.
Menurutnya, program kerja yang diusung sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat kelas menengah ke bawah.
”Kami dari generasi muda mendukung penuh program dan layanan utama Pemko Tebing Tinggi, khususnya dalam akselerasi penurunan angka stunting melalui penguatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” ujar Alvin pada Minggu (9/8/2026).
Alvin menilai, pendekatan Pemko Tebing Tinggi dalam menuntaskan persoalan kesehatan dan kesejahteraan tergolong konkret dan holistik.
Salah satu program yang ia soroti adalah inovasi SP3 Catin (pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi calon pengantin) sebagai langkah preventif hulu, serta keberlanjutan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
”Program-program ini menyasar langsung akar masalah di lapangan. Besar harapan kami kepada Bapak Wali Kota untuk terus konsisten melanjutkan visi dan misi yang berpihak pada rakyat kecil ini,” tegasnya.
Mengusung Visi Maju, Religius, dan Sejahtera
Visi pembangunan Kota Tebing Tinggi 2025–2030 menetapkan sasaran: “Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya.” Visi ini dirancang agar akselerasi pembangunan daerah berjalan seirama dengan kebijakan di tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun nasional.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Pemko Tebing Tinggi memfokuskan pengerjaan pada 6 Misi Utama:
- Layanan Kesehatan: Meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
- SDM & Inovasi: Penguatan kualitas sumber daya manusia yang didukung daya cipta dan inovasi daerah.
- Ketahanan Ekonomi: Mendorong perekonomian daerah yang inklusif dan berkeadilan.
- Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
- Ketahanan Sosial: Menguatkan ikatan sosial masyarakat berlandaskan nilai-nilai religius.
- Kesejahteraan Aparatur: Meningkatkan kesejahteraan pegawai pemerintah, baik ASN maupun non-ASN, guna memacu performa pelayanan publik.
Generasi muda berharap seluruh elemen masyarakat dan jajaran birokrasi dapat bersinergi secara solid guna memastikan setiap target pembangunan dapat terealisasi dengan optimal. (*)
Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi