Daerah  

4 Tahun Retak Akibat Faktor Sosial, Kini Keluarga Besar Pj Kades di Bondowoso Harmonis Kembali 

Bondowoso, Obor Rakyat - Kurang lebih Empat Tahun, Keluarga besar Pejabat Pj Kepala Desa (Kades) Penambangan, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso ini retak akibat faktor sosial dalam keluarganya.
Bangunan Prasasti kantor Desa Penambangan.

Bondowoso, Obor Rakyat – Kurang lebih Empat Tahun, Keluarga besar Pejabat Pj Kepala Desa (Kades) Penambangan, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso ini retak akibat faktor sosial dalam keluarganya.

Kedua belah pihak, antara keluarga Samsu Efendi (Pj. Kades Penambangan) dengan Keluarga pak Syafi’i adalah merupakan keluarga sepupu. Dimana orang tua kedua belah pihak tersebut merupakan saudara kandung.

Retaknya keluarga besar Pj Kades penambangan ini bermula dari adu jotos (perkelahian) anak mereka berdua, hingga terjadi pelaporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) setempat.

Tidak hanya itu, kesenjangan sosial lainnya kerap terjadi, bahkan bisa dikatakan seringkali terjadi, Namun pihak keluarga Pk Kades Samsu Efendi terus mengalah demi kebaikan.

Baca juga: Pj Bupati Bondowoso Buka Festival Muharram dan Bazar Produk UMKM di Lapangan Sekarputih

Al hasil, Syafi’i beberapa bulan yang akan datang berniat untuk menikah resmi. Tentunya butuh tanda tangan seorang Kepala Desa.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka JPT Pratama Bondowoso Diikuti 55 ASN, Dorong Profesionalisme dan Sistem Merit

Pj Kades Penambangan siap memberikan tanda tangan dengan satu syarat ayahanda syafi’i tersebut yang menghadap. Akan tetapi si bapak syafi’i malu untuk menghadap langsung.

Singkatnya, si Syafi’i meminta bantuan kepada Wartawan Obor Rakyat (Syayudie) untuk menjembatani semuanya.

“Saya minta tolong mas, berkas pernikahan saya ini bawakan ke pak Pj Kades agar ditandatangani,” pinta Syafi’i.

Awak media Obor Rakyat, langsung mendatangi kediaman Pj Kades Penambangan tersebut, guna koordinasi terkait pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya orangnya tidak ruwet mas, kalau cuma tanda tangan,” Sautnya, Sabtu (6/7/2024) malam.

Jangankan dikantor, di ladang pun saya bawa pulpen dan stempel.

“Kemanapun pergi, saya selalu bawa,” katanya.

Apalagi si cong syafi’ ini, rumahnya berhadap-hadapan dengan saya.

“Saya cuma minta agar ayahnya yang menghadap, karena ada sesuatu yang ingin saya sampaikan,” tandasnya.

Baca Juga :  Polres Bondowoso Paparkan Capaian Kinerja 2025, Kecelakaan Lalu Lintas Turun Hampir 44 Persen

Dari kondisi keras kepala, merasa angkuh keluarga bapak syafi’i, melalui edukasi, pendekatan serta memberikan pemahaman Kepada bapak syafi’i, Media Obor Rakyat berhasil membawa Syafi’i bersama ayahnya untuk menghadap langsung ke kediaman Pj Kades Penambangan, dan berkas pernikahan putra bapak Syafi’i ditandatangani. (syd)

Baca juga: Jemaah Haji Bondowoso Meninggal di Oman Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia, Ternyata Orang yang Ditokohkan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *