Yonif 515 Kostrad Jember Gelar Bimtek E-Katalog Bersama Pemkab

Jember, Obor Rakyat – Staf Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad menerima kunjungan tim teknis dari Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka pelaksanaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi E-Katalog.
Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad di Jember bersama Pemkab Jember menggelar Bimtek E-Katalog untuk meningkatkan transparansi dan digitalisasi pengadaan barang dan jasa.

Perkuat Digitalisasi Administrasi

Jember, Obor Rakyat – Staf Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad menerima kunjungan tim teknis dari Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka pelaksanaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi E-Katalog.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas administrasi sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan satuan, yang digelar di Jember.

Bimtek ini bertujuan memberikan pelatihan dan tutorial kepada personel pembuat Wabku (Warrant Buku Keuangan) agar proses administrasi berjalan sesuai ketentuan komando atas serta selaras dengan kebijakan digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Olah Yudha Yonif 515 dan diawali dengan sambutan serta koordinasi awal antar instansi.

Selanjutnya, peserta menerima pemaparan materi inti terkait regulasi terbaru dalam sistem pengadaan elektronik, termasuk penggunaan E-Katalog.

Baca Juga :  Bupati Jember Muhammad Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan di HUT ke-20

Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi pendampingan teknis (coaching) di mana para personel staf langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi secara mandiri.

Hal ini bertujuan memastikan setiap peserta mampu mengoperasikan sistem secara efektif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dari pihak Pemkab Jember, kegiatan ini dihadiri oleh Prima Kusuma Dewi. Sementara dari satuan Yonif 515, kegiatan diikuti oleh operator Wabku dari Staf 1 hingga Staf 4, dengan peserta tertua Kapten Inf Agus Winardi.

Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan sekitar 20 personel gabungan dari TNI dan pemerintah daerah.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif guna mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi peserta.

Langkah ini dinilai penting dalam mendukung terciptanya sistem administrasi yang transparan, akuntabel, dan profesional di lingkungan satuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendukung implementasi sistem digital, khususnya dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang lebih modern dan efisien. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *