Transparansi Seleksi Dirtek PDAM Tirta Uli Pematangsiantar Dipertanyakan, Pemuda Sumut Sampaikan Aspirasi

Pematangsiantar, Obor Rakyat – Gerakan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA) menyampaikan tuntutan terkait proses seleksi Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Uli Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (28/4/2026).
Gerakan Pemuda Sumatera Utara menyoroti transparansi seleksi Direktur Teknik PDAM Tirta Uli Pematangsiantar dan menolak intervensi eksternal dalam proses pencalonan.

Pematangsiantar, Obor Rakyat – Gerakan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA) menyampaikan tuntutan terkait proses seleksi Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Uli Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (28/4/2026).

Mereka meminta panitia seleksi (pansel) untuk mengedepankan transparansi serta menolak adanya dugaan “grafikasi” terhadap calon peserta.

Koordinator GEMPA, MHD Rifahmi, menegaskan bahwa proses pencalonan Dirtek harus berjalan secara profesional tanpa intervensi dari pihak luar lembaga.

Menurutnya, integritas seleksi menjadi kunci untuk menghasilkan pemimpin teknis yang kompeten dan berintegritas.

“Kami menuntut agar seluruh tahapan seleksi dibuka secara transparan kepada publik dan tidak ada intervensi dari pihak manapun di luar PDAM Tirta Uli,” ujar Rifahmi saat menyampaikan aspirasi kepada panitia seleksi.

Baca Juga :  Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Kawasan Industri Sei Mangkei

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Seleksi Dirtek PDAM Tirta Uli, Junaedi Antonius Sitanggang, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, menegaskan bahwa proses seleksi telah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa seluruh kandidat yang berjumlah delapan orang telah memenuhi persyaratan administratif, termasuk kualifikasi pendidikan serta pengalaman kerja minimal lima tahun sebagaimana ditetapkan dalam aturan seleksi.

“Proses pencalonan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Semua peserta telah melalui tahapan verifikasi, termasuk kelengkapan ijazah dan pengalaman kerja,” jelas Junaedi.

Lebih lanjut, pihak panitia seleksi menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari masyarakat.

Aspirasi publik, menurutnya, akan menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan kredibilitas proses rekrutmen.

“Kami siap menerima masukan dari masyarakat Kota Pematangsiantar demi memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Isu transparansi dalam seleksi pejabat publik, khususnya di sektor layanan air minum, menjadi perhatian penting mengingat peran strategis PDAM dalam menyediakan layanan dasar bagi masyarakat.

Oleh karena itu, berbagai pihak berharap proses seleksi Dirtek PDAM Tirta Uli dapat menghasilkan figur yang profesional, independen, dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. (*)


Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *