Dedikasi dan Aksi Kemanusiaan, AKP Muktamar Kembali Raih Penghargaan Kapolres Bondowoso

Bondowoso, Obor Rakyat — Dedikasi dan kiprah humanis dalam menjalankan tugas kembali mendapat apresiasi. Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, atas kinerja, dedikasi, serta kontribusinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo memberikan penghargaan kepada Kapolsek Curahdami AKP Muktamar atas kinerja, dedikasi, serta kontribusinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Bondowoso, Obor Rakyat — Dedikasi dan kiprah humanis dalam menjalankan tugas kembali mendapat apresiasi. Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, atas kinerja, dedikasi, serta kontribusinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang dinilai mampu menunjukkan profesionalisme sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

AKP Muktamar selama menjalankan tugas dikenal tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga pendekatan persuasif dan kemanusiaan.

Ia aktif turun langsung ke tengah masyarakat serta membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.

Kedekatan tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga :  Inovasi Ruang Publik: Jogging Track Inklusif Alun-Alun RBA Ki Ronggo

Terlibat dalam Operasi Kemanusiaan Gunung Piramid

Salah satu kiprah yang menonjol adalah keterlibatan AKP Muktamar dalam proses pencarian dan evakuasi korban hilang di kawasan Gunung Piramid, Bondowoso. Operasi tersebut membutuhkan kecepatan, ketelitian, koordinasi lintas unsur, serta kemampuan menghadapi kondisi lapangan yang tidak mudah.

Dalam situasi tersebut, AKP Muktamar turut mengambil peran dalam membangun koordinasi dan komunikasi antarunsur yang terlibat.

Kepemimpinan, ketenangan, dan kemampuan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pencarian dan evakuasi berjalan secara terukur dengan tetap memperhatikan keselamatan personel.

Keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum.

Dalam kondisi darurat, polisi juga dituntut hadir memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.

Penghargaan Jadi Motivasi

Menanggapi penghargaan tersebut, AKP Muktamar menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bondowoso atas kepercayaan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya dan seluruh anggota untuk terus meningkatkan pengabdian, bekerja dengan hati, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Muktamar kepada awak media, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi. Apresiasi itu merupakan hasil kerja bersama seluruh personel, dukungan masyarakat, serta sinergi dengan berbagai unsur yang selama ini membantu pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia juga menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian seorang anggota Polri.

Komunikasi yang baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga situasi tetap kondusif serta membantu penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

Kapolres Dorong Profesionalisme Personel

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo memberikan apresiasi kepada personel yang menunjukkan kinerja, dedikasi, profesionalisme, dan komitmen dalam menjalankan tugas.
Pemberian penghargaan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, soliditas, serta profesionalisme dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

Bagi AKP Muktamar, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Sebaliknya, apresiasi itu menjadi dorongan untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.

Dari ruang pelayanan hingga medan pencarian di kawasan Gunung Piramid, kiprah AKP Muktamar memperlihatkan bahwa pengabdian kepolisian bukan hanya tentang kewenangan dan penegakan hukum, tetapi juga tentang keberanian untuk hadir, kemampuan membangun kepercayaan, serta ketulusan membantu masyarakat ketika membutuhkan. (*)


Penulis: Kusnanto
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *