Rusak Diterjang Truk Besar, Portal Jembatan Koncer Bondowoso Bakal Dipasang Lagi

​Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) mengambil langkah preventif guna menjaga keandalan struktur Jembatan Koncer di Kecamatan Tenggarang. Langkah penanganan darurat ini ditempuh dengan memasang kembali portal pembatas ketinggian serta memperketat pengawasan armada berkapasitas besar.
Petugas dari Dishub Bondowoso saat melakukan survei kerusakan pada plat landasan jembatan Koncer.

​Bondowoso, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) mengambil langkah preventif guna menjaga keandalan struktur Jembatan Koncer di Kecamatan Tenggarang. Langkah penanganan darurat ini ditempuh dengan memasang kembali portal pembatas ketinggian serta memperketat pengawasan armada berkapasitas besar.

​Langkah tegas tersebut diambil menyusul kerusakan berulang pada pelat landasan lantai jembatan. Tingginya intensitas lalu lintas kendaraan bermuatan berlebih (Over Dimension Over Loading/ODOL) khususnya truk bersumbu enam ke atas menjadi penyebab utama penurunan kualitas teknis dan kerusakan struktural pada jembatan tersebut.

​Jembatan Koncer sendiri memegang peranan krusial sebagai jalur pengalih (detour path) selama proses konstruksi Jembatan Sentong berlangsung.

Namun, beban lalu lintas berulang (repetitive loading) dari kendaraan berat melebihi kapasitas rencana (design load) mengakibatkan pelat lantai bagian timur kerap ambles dan berlubang, yang berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

​Optimalisasi Pembatasan Akses dan Penanganan Teknis

​Kepala Dinas BSBK Kabupaten Bondowoso, Ansori, menjelaskan bahwa pihak dinas tidak hanya melakukan perbaikan fisik pada bagian struktur yang rusak, tetapi juga memperketat manajemen lalu lintas kendaraan berat.

​”Kami melakukan penanganan darurat berupa penambalan pelat lantai yang berlubang. Bersamaan dengan itu, portal pembatas akan kembali dipasang agar kendaraan bermuatan berat tidak melintas di atas Jembatan Koncer,” ujar Ansori, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga :  Bupati Bondowoso Tinjau Proyek Rekonstruksi Jalan dan Perbaikan Irigasi di Dua Lokasi

​Sebelumnya, rekayasa lalu lintas dengan pemasangan portal setinggi 2,5 meter sempat terhambat akibat pelanggaran ruang bebas (clearance) oleh kendaraan angkutan barang. Portal besi yang baru dipasang beberapa jam dilaporkan rusak dan patah akibat terhantam armada truk boks.

​Guna mengantisipasi kejadian serupa, Dinas BSBK mengalokasikan anggaran untuk perkuatan struktur portal besi serta menyiagakan personel Satuan Pelayanan Lalu Lintas Dishub di lokasi penyeberangan.

​Pengalihan Trase Lalu Lintas Kendaraan Berat

​Untuk menjaga kelancaran distribusi logistik tanpa merusak infrastruktur jalan yang ada, Pemkab Bondowoso telah menetapkan skema pengalihan arus kendaraan angkutan barang berat.

​”Arus lalu lintas kendaraan besar dan armada angkutan berat dialihkan melalui jalur alternatif via Desa Bataan atau Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang,” tegas Ansori.

​Pihak dinas mengimbau para pengemudi armada angkutan barang dan perusahaan logistik untuk mematuhi rambu petunjuk serta pembatasan tonase yang berlaku.

Kepatuhan para pengguna jalan terhadap batas muatan dinilai sangat penting demi menjaga usia layanan (service life) jembatan serta menjamin keselamatan berlalu lintas bersama. (*)


Penulis: Latif J
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *