
Jember, Obor Rakyat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember memperketat proses verifikasi serta pembinaan cabang olahraga (cabor) dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh cabor memiliki program kerja yang terukur dan berorientasi pada pencapaian prestasi.
Ketua KONI Jember, Ervan Priambodo, menegaskan bahwa keanggotaan KONI kini tidak sekadar pemenuhan administratif semata, melainkan berfokus pada aktivitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.
”Kami memberikan standar yang cukup tinggi bagi cabang olahraga yang ingin menjadi anggota KONI. Bukan sekadar menjadi anggota, tetapi harus memiliki aktivitas pembinaan dan orientasi prestasi yang jelas,” ujar Ervan saat ditemui usai Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Jember 2026 bertema “Sukses Porprov 2027” di Ballroom Fortuna Grande Jember, Minggu (25/10/2026).
Saat ini, KONI Jember mencatat sebanyak 45 cabor telah terdata aktif, sementara dua cabor lainnya masih berada dalam tahap verifikasi keanggotaan.
Asesmen dan evaluasi ketat mencakup kelengkapan organisasi, keberadaan atlet, hingga potensi capaian medali dari kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
Skala Prioritas dan Pembinaan Terukur
Pola pembinaan berbasis evaluasi ini telah diterapkan sejak semester pertama 2026 melalui klarifikasi, asesmen, dan penentuan skala prioritas. Cabor yang berpotensi meraih medali didorong untuk terus menggenjot performa atletnya, sementara cabor yang telah menyumbangkan emas diharapkan mampu menambah perolehan pada kompetisi mendatang.
Selain fokus pada cabor yang sudah berkembang, KONI Jember juga mulai melirik pengembangan olahraga berbasis potensi daerah. Salah satunya adalah cabang selancar ombak yang memanfaatkan kawasan pesisir seperti Pantai Watu Ulo.
Evaluasi Capaian dan Penyesuaian Target Medali
Terkait dengan target di Porprov Jatim 2027, Ervan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan kajian ulang atas target awal yang semula ditetapkan sebanyak 25 medali emas. Keputusan reevaluasi tersebut didasari oleh realisasi capaian atlet Jember yang mencatatkan perolehan signifikan hingga 162 medali emas dari berbagai kejuaraan hingga semester ketiga.
Kendati demikian, KONI Jember akan memvalidasi kembali capaian tersebut agar selaras dengan kategori pertandingan, kelompok usia, serta regulasi resmi yang berlaku di Porprov.
”Kami tidak ingin menetapkan target hanya berdasarkan perkiraan. Target harus didasarkan pada data dan capaian empiris,” tegas Ervan.
Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan dan pembinaan terarah ini, KONI Jember optimistis dapat membentuk kontingen yang solid dan siap bersaing memperebutkan prestasi tertinggi di level Jawa Timur pada 2027 mendatang. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi