Ning Ghyta Tampil Elegan Kenakan Batik Jember di Anugerah Puspa Bangsa 2026

Jember, Obor Rakyat – Ning Ghyta Eka Puspita tampil memikat dalam balutan dress batik khas Kabupaten Jember pada ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang digelar pada 21 April 2026 oleh Kompas TV.Busana bernuansa pink dan marun yang dikenakannya menghadirkan kesan elegan sekaligus menegaskan identitas budaya lokal yang sarat makna.
Ghyta Eka Puspita kenakan batik Jember di Anugerah Puspa Bangsa 2026.

Jember, Obor Rakyat – Ning Ghyta Eka Puspita tampil memikat dalam balutan dress batik khas Kabupaten Jember pada ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang digelar pada 21 April 2026 oleh Kompas TV.
Busana bernuansa pink dan marun yang dikenakannya menghadirkan kesan elegan sekaligus menegaskan identitas budaya lokal yang sarat makna.

Batik tersebut merupakan produk dari Dekranasda Kabupaten Jember, sebagai simbol kebanggaan daerah yang merepresentasikan kearifan lokal.

Angkat Motif Pesadingan, Warisan Sejarah Jember

Motif batik yang ditampilkan adalah Pesadingan, yang terinspirasi dari sejarah Kerajaan Sading di wilayah Puger.

Motif ini mencerminkan kemakmuran masyarakat pada masa lampau sekaligus menjadi pengingat potensi besar yang dimiliki Jember hingga saat ini.

Baca Juga :  Satlantas Polres Jember Hadirkan Program “Polantas Menyapa”, Perkuat Layanan SIM dan Samsat yang Transparan

Dalam kesempatan tersebut, Ghyta Eka Puspita menegaskan bahwa pemilihan batik bukan sekadar estetika, tetapi juga bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.

“Batik ini bukan hanya kain, tetapi juga cerita. Motif Pesadingan mengingatkan kita pada sejarah kejayaan dan kemakmuran masyarakat Jember di masa lalu,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai batik sebagai bagian dari jati diri bangsa.

Promosi Budaya Jember di Tingkat Nasional

Keikutsertaan dalam ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Jember ke khalayak yang lebih luas.

Penampilan Ning Ghyta turut memperkuat citra Jember sebagai daerah yang kaya budaya dan berkomitmen melestarikan warisan leluhur.

Selain itu, pesan yang ingin disampaikan melalui penampilan tersebut adalah bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pelestarian budaya sebagai fondasi identitas masyarakat.
Semangat “Jember Baru, Jember Maju” pun digaungkan sebagai harapan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Perempuan Inspiratif dan Panggung Budaya

Ajang Anugerah Puspa Bangsa menjadi ruang bagi perempuan inspiratif untuk menunjukkan kontribusinya di berbagai bidang, sekaligus menjadi panggung bagi daerah dalam menampilkan keunggulan budaya.

“Kehadiran batik Jember dalam ajang ini membuktikan bahwa kearifan lokal mampu tampil sejajar dan bersinar di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *