
Jember, Obor Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mendorong optimalisasi peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyebarluasan informasi publik melalui media sosial.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Pendopo Kecamatan Kalisat, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini merupakan inisiatif Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Pj Sekdakab) Jember, Akhmad Helmi Luqman sebagaimana tertuang dalam surat undangan bernomor 800.1.5.3/1015/35.09.414/2026.
Sosialisasi dihadiri oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jember, para sekretaris kecamatan dan desa, Tim WADUL Guse, serta Camat Kalisat. Acara berlangsung dengan suasana khidmat sekaligus interaktif.
Kepala Dinas Kominfo Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menegaskan pentingnya peran media sosial dalam mendukung publikasi program pemerintah daerah.
“Media sosial saat ini memiliki peran penting dalam mensosialisasikan program-program pemerintah. Seluruh ASN wajib mengunggah program yang telah berjalan melalui akun pribadi masing-masing agar dapat diketahui dan dipahami masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat Jember mendapatkan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses terkait berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan.

Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi mengenai etika bermedia sosial bagi ASN, strategi pembuatan konten yang informatif dan menarik, serta teknik pengelolaan akun resmi instansi.
Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting untuk menggali pengalaman dan tantangan yang dihadapi ASN dalam mengelola media sosial.
Regar menekankan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemkab Jember memiliki tanggung jawab sebagai penyampai informasi publik.
Dengan keterlibatan aktif ASN, diharapkan citra positif pemerintah daerah dapat semakin kuat.
“Tujuannya agar masyarakat mengetahui secara langsung program-program pemerintah yang sudah direalisasikan,” tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Jember berharap ASN dapat bertransformasi menjadi duta informasi yang profesional dan responsif di era digital.
Media sosial diharapkan menjadi sarana efektif untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi kinerja hingga tingkat kecamatan dan desa. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi