
Bondowoso, Obor Rakyat — Pemerintah daerah melalui Dinas Bina Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso menargetkan pembangunan infrastruktur jalan di 134 titik pada tahun anggaran 2026. Program ini dibiayai melalui APBD dan menjadi bagian dari upaya percepatan konektivitas wilayah.
Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Achmad Dhafir, menyebut mayoritas proyek tersebut—sebanyak 112 titik—berasal dari usulan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Ia menilai hal ini sebagai bukti komitmen legislatif dalam mendukung program RANTAS (Ruas Infrastruktur Jalan Tuntas).
“Ini menunjukkan bahwa DPRD hadir menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait perbaikan dan pembangunan jalan,” ujarnya,” Sabtu (2/5/2026).
Namun demikian, Dhafir menekankan bahwa proses penganggaran tidak bersifat instan.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2026 telah dilakukan sejak Maret 2025, sehingga aspirasi masyarakat yang terealisasi tahun ini merupakan hasil usulan dari tahun sebelumnya.
“Tidak bisa kemudian jalan rusak tahun ini langsung dianggarkan di tahun yang sama. Semua ada proses dan tahapan perencanaan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Menurutnya, setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, layaknya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Terkait pelaksanaan proyek, Dhafir menegaskan bahwa penentuan penyedia jasa konstruksi sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Ia mengingatkan agar tidak ada intervensi dari pihak legislatif dalam proses tersebut.
“Kalau ada anggota DPRD yang ikut campur dalam proyek, itu sudah mengarah ke tindak pidana. Silakan dilaporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, membenarkan bahwa sebagian besar proyek jalan dalam program RANTAS memang berasal dari usulan DPRD.
“Betul, 112 titik itu merupakan pokir DPRD untuk mendukung program RANTAS,” ujarnya singkat.
Dengan rencana pembangunan ini, pemerintah daerah berharap aksesibilitas antarwilayah di Bondowoso semakin meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat secara merata. (*)
Penulis: Latif J