
Pematangsiantar, Obor Rakyat — Semangat kompetisi akademik mulai terasa di Kota Pematangsiantar menjelang pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Komunitas Pemerhati Kebijakan Mutu RI (KPKM RI) Tahun V 2026 se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI. Puluhan guru pendamping dan peserta dari berbagai sekolah berkumpul di Aula SMA Negeri 4 Pematangsiantar, Selasa sore (12/5/2026), untuk mengikuti Technical Meeting sebagai langkah awal menuju perlombaan bergengsi antar pelajar tersebut.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.50 WIB itu berlangsung penuh antusiasme. Suasana aula semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebelum memasuki agenda utama technical meeting.
Technical Meeting secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 4 Pematangsiantar yang diwakili Adata Sembiring.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi para sekolah yang turut ambil bagian dalam ajang intelektual tersebut.
Ia berharap kegiatan LCC KPKM RI bukan hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga mampu membentuk karakter pelajar yang cerdas, disiplin, dan berdaya saing.
“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi yang dapat membawa nama baik sekolah masing-masing,” ujarnya.
Ketua panitia menjelaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat KPKM RI Tahun V 2026 digelar sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, serta membangun budaya kompetisi akademik yang sehat di kalangan pelajar.
Sebanyak 12 tim dipastikan akan bersaing dalam perlombaan yang berlangsung selama satu hari penuh.
Setiap tim akan melewati babak penyisihan, semifinal, hingga final untuk memperebutkan gelar juara.
Tidak hanya penghargaan utama seperti Juara I, II, III, dan Juara Harapan I, panitia juga menyiapkan kategori spesial berupa Yel-yel Terfavorit dan Guru Pembimbing Terbaik.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta dan dedikasi guru pendamping.
Dalam sesi inti technical meeting, dewan juri memaparkan aturan pertandingan secara detail, mulai dari mekanisme penilaian, sistem gugur, hingga berbagai ketentuan teknis perlombaan lainnya.
Paparan tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta dan guru pendamping demi memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan sportif, transparan, dan sesuai aturan.
Suasana diskusi berlangsung aktif ketika sesi tanya jawab dibuka. Berbagai pertanyaan terkait teknis perlombaan dibahas secara terbuka untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh peserta.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama yang menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda kesiapan seluruh peserta menyambut pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat KPKM RI Tahun V 2026 se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI dalam waktu dekat. (*)
Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi